KOTA – Bus Trans Jatim tampaknya semakin diminati warga sebagai moda transportasi umum di Mojokerto. Hal itu terlihat dari penghasilan tiket penumpang tiga koridor di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, yang mencapai Rp 1,1 miliar selama satu bulan.
Data yang diterima Jawa Pos Radar Mojokerto menyebutkan, penghasilan dari sektor penumpang itu merupakan akumulasi dari tiga koridor selama Desember 2025. Ketiga koridor yang berpusat di Terminal Kertajaya itu meliputi koridor II rute Mojokerto-Surabaya, koridor III Mojokerto-Bunder (Gresik), dan koridor VI Mojokerto-Porong (Sidoarjo).
Selama periode itu, koridor II mencatat total pendapatan Rp 504.865.000. Penerimaan itu ditopang dari jumlah penumpang pembeli tiket sebanyak 116.103 orang. Sementara itu, koridor III mencatat penghasilan Rp 327.075.000 dan 83.913 penumpang. Adapun koridor VI yang merupakan rute terbaru memiliki pendapatan sedikit lebih tinggi dari koridor III, yaitu Rp 328.837.500.
Namun, jumlah penumpang koridor VI selama bulan itu lebih sedikit dibanding koridor III, yakni 79.331 orang. Jika ditotal, jumlah pendapatan dari ketiga rute itu menembus Rp 1.160.777.500 dengan penumpang 279.347 orang.
Kasi Dalops UPT P3 LLAJ Mojokerto Dishub Jatim Akhmad Yazid membenarkan data tersebut. Menurutnya, manajemen Trans Jatim terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Kepercayaan warga pun ditunjukkan dengan terus naiknya jumlah penumpang, tak terkecuali di tiga koridor yang berangkat dari Terminal Kertajaya.
”Selain layanan kepada pengguna bus, aspek keselamatan bus juga selalu kami jaga dengan melakukan ramp check rutin terhadap kondisi armada,” tandas dia.
Koordinator Terminal Kertajaya itu menyatakan, bus Trans Jatim dengan tarif Rp 5 ribu untuk penumpang umum dan Rp 2,5 ribu untuk pelajar dan santri kian menjadi andalan masyarakat.
Terlebih adanya sistem transit yang memungkinkan penumpang tak perlu membayar tiket lagi untuk melanjutkan perjalanan dengan koridor berbeda dalam waktu tertentu juga memberi kemudahan tersendiri. ”Yang pasti layanan bus Trans Jatim terus ditingkatkan, kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga transpotasi umum milik kita ini,” tuturnya. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah