KOTA - Permasalahan sampah liar di Kota Mojokerto tampaknya butuh penanganan serius. Pasalnya, tepi Jalan Raya Blooto, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajurit Kulon, saat ini kembali dipenuhi tumpukan sampah. Padahal, sebelumnya Pemkot Mojokerto telah memasang CCTV maupun kerja bakti di titik tersebut.
Pantauan Jawa Pos Radar Mojokerto kemarin (8/2), sampah memenuhi tepi selatan jalan yang telah dipasangi garis larangan. Baik berupa plastik hingga sampah rumah tangga lainnya. Mirisnya, di seberang lokasi terpasang spanduk bertuliskan larangan berikut sanksi agar sepanjang Jalan Raya Blooto, Kelurahan Blooto-Karangkedawang, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, itu tidak dijadikan tempat pembungan sampah.
Bahkan, DLH Kota Mojokerto juga telah memasang kamera pengawas untuk memantau aktivitas pembuangan sampah liar di lokasi. ”Tahunya sudah numpuk gitu saja. Mungkin sudah sekitar seminggu ini dibuangi sampah lagi,” sebut Kuswanto, warga setempat, kemarin (8/2).
Menurutnya, warga khawatir jika tumpukan sampah liar tersebut dapat memicu sejumlah permasalahan baru jika tidak ditangani segera. Baik pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga mengganggu keindahan kota. Apalagi, lokasi tersebut tepat bersebelahan dengan aliran irigasi sawah.
Diketahui, awal Januari lalu Pemkot Mojokerto menggelar kerja bakti di lokasi yang sama. Sejumlah petugas dikerahkan untuk mengangkut sampah yang telah menggunung. Menanggapi fenomena sampah liar di daerah perbatasan tersebut, Wali Kota Mojokerto mengklaim jika manajemen persampahan di wilayahnya sudah optimal.
”Kami berharap masyarakat menjaga kebersihan bersama-sama. Kalau manusianya tidak sadar, maka jangan menyalahkan siapa pun kalau banyak bencana dan wabah,” sebut Ning Ita, dalam unggahan akun Instagram miliknya.
Tak hanya itu, gunungan sampah liar juga didapati memenuhi sepanjang Jalan Ken Dedes, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari. Parahnya, sampah menumpuk di sekitaran Tempat Pengelolaan Sampah Reduse, Reuse, Recycle (TPS3R) Wates yang belum difungsikan. Pemkot baru melakukan penanganan dengan kerja bakti pada Jumat (6/2) lalu. (vad/ris)
Editor : Fendy Hermansyah