Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cegah Penyebaran PMK, Puluhan Hewan Ternak di Kota Mojokerto Divaksin

Yulianto Adi Nugroho • Selasa, 3 Februari 2026 | 11:35 WIB

 

Hewan ternak disuntik vaksin anti PMK. (ANTARA/Edo Purmana/22)
Hewan ternak disuntik vaksin anti PMK. (ANTARA/Edo Purmana/22)
KOTA – Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang sapi dan kambing kembali merebak di Kabupaten Mojokerto. Virus menular tersebut berpotensi menyebar ke wilayah tetangga, Kota Mojokerto. Guna mengantisipasi kemunculan kasus, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto menggencarkan vaksinasi terhadap hewan ternak. 

”Kami terus melakukan vaksinasi agar tidak muncul kasus PMK,” kata Kepala DKPP Kota Mojokerto Novi Rahardjo, kemarin (2/2).

Menurutnya, pemberian vaksin ke ternak milik warga telah dilakukan secara rutin oleh tim medik veteriner. Sepanjang Januari lalu, misalnya. Sebanyak 80 ekor hewan yang terdiri dari 78 kambing dan 2 sapi di Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, telah divaksin. ”Bulan ini nanti lanjut ke Meri,” imbuhnya. 

Menurut Novi, penyebaran virus PMK dipengaruhi mobilitas hewan ternak antardaerah. Hewan yang didatangkan dari luar daerah dan tanpa catatan riwayat penyakit dan vaksin bisa berisiko sebagai sumber penyakit.

Namun, rendahnya tingkat pergerakan hewan ternak di Kota Mojokerto membuat risiko penyebaran PMK terbilang minim. ”Meskipun begitu kami tetap antisipasi, dan upaya ini telah kami lakukan jauh sebelum PMK muncul di wilayah Kabupaten Mojokerto,” tandasnya.

Novi mengklaim, sejauh ini belum ada laporan temuan kasus PMK di Kota Mojokerto. Menurut dia, keberadaan penyakit menular akut yang berisiko besar mengakibatkan hewan ternak mati tersebut sudah nihil sejak 2022 dengan klasifikasi zero reported case (nol kasus dilaporkan). ”Artinya, mungkin saja ada penyakit PMK, tapi tidak sampai jadi kasus karena sudah terantisipasi dengan vaksinasi,” tandasnya. (adi/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#pmk mojokerto #vaksin pmk #hewan ternak