Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tujuh Kasus PMK Ditemukan di Kabupaten Mojokerto, Hewan Ternak Bakal Disasar Vaksinasi

Rizal Amrulloh • Senin, 2 Februari 2026 | 19:16 WIB

 

DISTERILKAN: Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/1).
DISTERILKAN: Petugas melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Selasa (27/1).
 

KABUPATEN - Setelah penyemprotan disinfektan, hewan ternak di wilayah Kabupaten Mojokerto juga bakal disasar vaksinasi. Langkah ini dilakukan seiring makin merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Koordinator Pasar Hewan Ngrame, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto Sodikin mengungkapkan, vaksinasi di antaranya bakal menyasar ternak di pasar hewan. Upaya tersebut merupakan tindak lanjut setelah penyemprotan disinfektan massal yang digeber mulai pekan ini. ’’Vaksinasi untuk lebih efektif mencegah PMK,’’ ungkapnya, kemarin (29/1). 

Namun, lanjut Sodikin, pelaksanaannya masih menunggu penjadwalan dari tim kesehatan hewan Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Mojokerto. Karena vaksinasi tidak hanya di pasar hewan, tapi juga dilaksanakan secara menyeluruh di tingkat peternak. ’’Nanti keliling ke desa-desa juga yang ada peternaknya,’’ paparnya. 

Pihaknya menerangkan, vaksinasi PMK bakal dikoordinir oleh masing-masing Balai Penyuluh Pertanian (BPP) tingkat kecamatan. Selanjutnya, petugas melakukan penyuntikan vaksin secara bertahap ke hewan ternak berkaki empat tersebut. ’’Termasuk di pasar-pasar hewan juga dilakukan vaksinasi,’’ imbuh pria yang juga staf Disperta Kabupaten Mojokerto ini. 

Rencananya, vaksin PMK bakal didrop dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Dari informasi yang dihimpun, PMK telah ditemukan sebanyak 839 kasus di 19 kabupaten di awal tahun ini. Termasuk di Kabupaten Mojokerto yang dilaporkan 7 ekor sapi yang mengalami gejala suspect PMK di wilayah utara Sungai Brantas. ’’Jadi, kami masih menunggu target vaksinasinya berapa dan jadwal pelaksanaannya kapan,’’ tandas Sodikin. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Disperta Kabupaten Mojokerto mengintensifkan penyemprotan disinfektan di pasar hewan. Antara lain dilakukan di Pasar Hewan Ngrame karena mayoritas hewan yang diperjualbelikan berasal dari luar daerah.

Disinfeksi juga dilaksanakan bertahap ke empat pusat perdagangan ternak lainnya. Meliputi, Pasar Hewan Pandanarum, Kecamatan Pacet; Pasar Hewan Sawahan, Kecamatan Bangsal; Pasar Hewan Mejero, Kecamatan Kutorejo; dan Pasar Hewan Pohjejer, Kecamatan Gondang. (ram/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Vaksinasi PMK #pmk mojokerto #Kasus PMK