Antisipasi Overload di TPA Karangdiyeng
KABUPATEN - Tempat penampungan sementara (TPS) sampah di Desa Lebaksono, Kecamatan Pungging, dilakukan penutupan sementara oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto. Rencananya, TPS tersebut bakal dirombak agar sesuai dengan standar pengelolaan sampah terpadu.
Kepala DLH Rachmat Suharyono mengungkapkan, penghentian operasional TPS di Jalan Diponegoro ini dilakukan sejak pelaksanaan pekerjaan proyek Jembatan Lebaksono di 2025 lalu. Meski akses penghubung Pungging-Trawas ini telah rampung, namun hingga kini DLH masih tetap melakukan penutupan sementara. ”Masih akan tetap dioperasikan, tapi kemarin ditutup karena perbaikan jembatan,” ujarnya, kemarin (20/1).
Selama penutupan sementara, warga diimbau untuk dialihkan ke TPS terdekat. Titik penampungan kini dipusatkan ke TPS di Kelurahan Kauman, Kecamatan Mojosari. Rachmat menyebutkan, TPS di Desa Lebaksono bakal dioperasionalkan lagi setelah disentuh rehabilitasi. Menurutnya, DLH akan melakukan penataan ulang dengan menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu. ”Sekarang sedang kami siapkan sistemnya dulu,” imbuhnya.
Ke depan, harap dia, sampah yang tertampung di TPS sudah dilakulan pemilahan awal. Sehingga yang terbuang ke Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, hanya sampah residu atau yang sudah tidak bisa termanfaatkan lagi. ”Upaya ini untuk meminimalisir volume sampah ke TPA agar tidak mengalami overload,” tandas mantan kepala DPRKP2 Kabupaten Mojokerto ini. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah