PORPROV IX 2025 di Malang Raya menorehkan sejarah penting bagi kontingen Kota Mojokerto dengan raihan prestasi yang membanggakan. Yakni, sukses membawa pulang 30 medali emas, 28 perak, dan 39 perunggu, hingga menempatkan Kota Mojokerto di ranking ke-9 dari 38 kontingen se-Jawa Timur.
Catatan tersebut yang terus dipertahankan KONI Kota Mojokerto di Porprov X 2027 mendatang di Surabaya. Salah satunya dengan menambah atlet potensial dan pelatih berkelas. Berdasarkan database KONI, jumlah atlet potensial medali saat ini berjumlah 175 atlet.
Tahun 2026 ini, KONI menarget jumlahnya bertambah 100 atlet, sehingga di Porprov 2027 mendatang, atlet potensial yang akan diturunkan sebanyak 275 orang. ’’Tahun ini targetnya menambah intensitas latihan untuk persiapan menuju Porprov 2027. Sekaligus menambah atlet di cabor-cabor favorit medali,’’ ungkap Ketua Umum KONI Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo.
Selain atlet, jumlah pelatih skala nasional hingga internasional juga ditambah. Tujuannya, agar kualitas dan performa atlet juga meningkat drastis. Saat ini, jumlah pelatih dengan lisensi A tak kurang dari 10 orang. Dan tahun ini, KONI berencana menggaet tak kurang 40 pelatih berkelas yang siap memompa performa atlet hingga meraih medali.
’’Harapan kami, jumlah atlet kualitas nasional dan internasional bisa sampai 60 atlet agar prestasi atlet di Kota Mojokerto terus meningkat,’’ tandasnya. Untuk mengefektifkan persiapan, KONI juga getol mengirim atlet di sejumlah kejuaraan, mulai dari kejurda, kejurprov, hingga kejurnas.
Khususnya bagi 25 atlet level nasional agar lebih diintensifkan lagi turun di kejuaraan multievent. Seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), hingga Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). (far/ris)
Editor : Fendy Hermansyah