Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

42 Kursi Jabatan di Lingkungan Pemkab Mojokerto Belum Terisi

Khudori Aliandu • Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:55 WIB

 

MUTASI AWAL TAHUN: Tiga pejabat eselon II hasil seleksi terbuka mengucap ikrar sumpah saat pelantikan di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).
MUTASI AWAL TAHUN: Tiga pejabat eselon II hasil seleksi terbuka mengucap ikrar sumpah saat pelantikan di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).

  

Dari Kabid, Kabag, Camat, hingga Sekretaris Dinas 

KABUPATEN – Mutasi jilid III hasil seleksi terbuka (selter) di lingkungan Pemkab Mojokerto masih menyisahkan banyak jabatan strategis. Kekosongan jabatan bahkan mencapai 42 kursi. Terdiri eselon IIb satu lowongan dan 41 untuk eselon III. Meliputi, camat, kepala bagian (kabag), sekretaris dinas (sekdis), hingga kepala bidang (kabid). 

Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa membenarkan jika dari tiga kali mutasi yang digelar belakangan ini masih banyak menyisahkan jabatan lowong di lingkungan pemkab. Utamanya untuk jabatan eselon III ke bawah. ’’Alhamdulillah, untuk kepala dinas sudah terisi semua. Ke depan kita akan fokus melakukan penataan untuk jabatan-jabatan di bawahnya,’’ ungkapnya, Jumat (16/1). 

Menurut Gus Bupati, penataan organisasi di era kepemimpinannya bersama Wabup M. Rizal Oktavian bakal dilakukan secara bertahap. Jika sebelumnya dirinya fokus pada pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), ke depan pihaknya mulai fokus melakukan penataan pada jajaran camat hingga kabid. ’’Jadi untuk jabatan-jabatan camat, kabag, bahkan kabid yang kosong akan kita isi secara bertahap. Prinsipnya secepatnya, tunggu saja,’’ tuturnya. 

Sekretaris Daerah (Sekdakab) Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menambahkan, kekosongan jabatan di lingkungan pemkab sejauh ini memang masih cukup banyak. Sebagaimana petunjuk pimpinan, lanjut dia, pengisian akan dilakukan secara bertahap.

’’Untuk eselon II saat ini ada satu, direktur RSUD Prof. dr. Soekandar, sedangkan untuk eselon IIIa dan IIIb itu ada 41-an yang lowong,’’ ungkapnya. Pada kekosongan kursi camat, misalnya. Teguh menegaskan, dengan dipromosikannya dua camat menjadi kepala dinas, tentu kini menambah deretan panjang kekosongan kursi camat menjadi delapan kursi dari sebelumnya enam kursi. 

Di antaranya Camat Gedeg, Kemlagi, Mojoanyar, Kutorejo, Trawas, Mojosari, Puri, dan Pungging. Demikian juga dengan kekosongan kabag yang juga mengalami penambahan. Dari sebelummya hanya dua kursi kini menjadi tiga. Yakni, kabag prokopim dan kabag umum yang masing-masing ditinggal pejabat sebelumnya karena memasuki masa purnatugas.

Sedangkan kabag PBJ juga kosong akibat pejabat definitif masuk bursa promosi menjadi kadis. ’’Sisanya ada sekretaris dinas, sekretaris camat, dan kepala bidang di masing-masing OPD (organisasi perangkat daerah),’’ urainya. 

Menurutnya, penataan dan pengisian jabatan yang masuk agenda Gus Bupati belakangan memang cukup logis. Secara tidak langsung kondisi itu membuat puluhan pejabat struktural terpaksa rangkap jabatan. Banyaknya pejabat yang rangkap jabatan secara tidak langsung beban dan tanggung jawabnya juga akan bertambah.

’’Tetapi, alhamdulillah sejauh ini kekosongan camat atau kabag tidak memengaruhi pada penurunan kinerja. Setiap program kerja tetap jalan. Pelayanan kepada masyarakat juga tetap optimal,’’ jelasnya. 

Sebelumnya, Gus Bupati melantik tiga kepala dinas hasil seleksi terbuka (selter) di Pendapa Graha Majatama, Rabu (14/1) lalu. Tiga wajah baru yang diambil sumpah ini adalah Yuni Laili Faizah, sebagai kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR); Amsar Azhari Siregar, sebagai kepala dinas pendidikan; dan Nalurita Priswiandini, sebagai kepala dinas perpustakaan dan kearsipan.

Sebelumnya, Yuni Laili Faizah menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto, Amsar Azhari Siregar menjabat Camat Pungging, dan Nalurita Priswiandini menjabat Camat Puri. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#mutasi jabatan #mutasi kepala dinas #Pemkab Mojokerto #seleksi terbuka #mutasi pemkab