- Hasil Pekerjaan Rekanan Meleset dari Target
- Di Jagalan, Dikabarkan Pakai Paving Bekas
KOTA - Molornya proyek jalan di Kota Mojokerto tak hanya terjadi pada proyek senilai Rp 1,6 miliar di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon. Hingga kini, total terdapat empat pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalan yang masih berlangsung karena mengalami keterlambatan.
Tiga proyek lain itu masing-masing peningkatan jalan lingkungan di Kecamatan Kranggan senilai Rp 291 juta, pembangunan jalan lingkungan di Kecamatan Magersari senilai Rp 178 juta, dan pembangunan jalan lingkungan di Kecamatan Prajurit Kulon Rp 326 juta. ’’Progresnya minus sekali,’’ kata sumber internal di lingkungan Pemkot Mojokerto, kemarin (5/1).
Ketiga proyek itu meliputi mengaspalan jalan serta pembangunan jalan berupa paving. Menurut pejabat tersebut, pekerjaan masih berlangsung hingga sekarang dan kontraktor dikenai denda. Tiga proyek yang molor itu sebelumnya digulirkan melalui skema penunjukan langsung sejak awal November 2025. Sumber tersebut mengatakan, melesetnya proyek dari tenggat yang ditetapkan akhir tahun dipicu lambatnya pekerjaan.
Menurutnya, kontraktor baru melaksanakan pekerjaan dalam waktu dua minggu sebelum deadline. ’’Mestinya selesai tepat waktu karena yang lain selesai,’’ tandasnya. Tak hanya masalah keterlambatan, dugaan kecurangan juga sempat muncul pada proyek di Kranggan.
Dalam pembangunan jalan paving di Kelurahan Jagalan tersebut, kontraktor disebut menggunakan paving bekas. ’’Akhirnya langsung disuruh mengganti oleh PU,’’ ucap dia.
Adapun molornya pekerjaan peningkatan jalan di Pulorejo senilai Rp 1,6 miliar hingga 30 Desember 2025 terjadi lantaran kontraktor tak kunjung melakukan pengaspalan hingga hari terakhir deadline pada 27 Desember 2025. Kini, proyek di belakang SMPN 6 Mojokerto tersebut menyisakan masalah karena terdapat bagian aspal yang pecah akibat lapisan perkerasan tanah urukan tak maksimal.
Dikonfirmasi terkait keterlambatan empat proyek jalan itu, Kabid Penataan Ruang, Bangunan, dan Bina Konstruksi DPUPR Perakim Kota Mojokerto Ferry Hendri Koerniawan tak membantah. Hanya saja, dirinya menegaskan sebagian besar proyek fisik yang digulirkan Bidang Bina Marga pada akhir tahun lalu tuntas. ’’Banyak yang selesai tepat waktu,’’ kata Ferry, kemarin (5/1).
Petugas PU, lanjutnya, setiap hari melakukan kontrol untuk memantau progres penyelesaian proyek. Di sisi lain, khusus kerusakan aspal pada proyek di Pulorejo, Ferry menyatakan rekanan CV Maju Mapan berjanji bakal melakukan perbaikan pada Selasa (6/1) hari ini. Dia memastikan jalan baru tersebut masih dalam masa pemeliharaan dan belum ada serah terima proyek dengan pemkot. (adi/fen/ris)
Editor : Fendy Hermansyah