Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkot Mojokerto Boyong Pejabat ke Magelang

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 2 Januari 2026 | 18:26 WIB
BEBER KETERANGAN: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyampaikan keterangan terkait molornya pencairan TPP ASN dan honor GTT-PTT, Senin (24/3).
BEBER KETERANGAN: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyampaikan keterangan terkait molornya pencairan TPP ASN dan honor GTT-PTT, Senin (24/3).

KOTA – Pemkot Mojokerto memboyong seluruh kepala dinas dan puluhan pejabat ke Magelang, Jawa Tengah, Rabu (31/12). Dalam agenda yang berlangsung selama tiga hari itu, para pegawai akan mengikuti pelantikan dan retret. Namun, kegiatan tersebut mendapat sorotan dari sejumlah pihak, mengingat digelar di tengah efisiensi anggaran. Agenda lawatan pada masa-masa pergantian tahun itu dikonfirmasi sejumlah pejabat yang ditemui Jawa Pos Radar Mojokerto, Selasa (30/12).

Mereka mengaku undangan untuk mengikuti kegiatan dari Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari baru diterima kemarin. Dalam surat undangan itu, wali kota mengharap kehadiran para pejabat dalam acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (31/12) pukul 15.00 dan bertempat di Kebun Raya Gunung Tidar, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, Jateng. ”Undangannya sampai Jumat (2/1), disuruh bawa pakaian ganti juga,” kata salah seorang pejabat di lingkungan pemkot.

Menurutnya, dalam susunan acara disebutkan akan ada beberapa kegiatan. Antara lain pelantikan pejabat hingga penguatan kepemimpinan. Dia menegaskan, mutasi kali ini tergolong besar-besaran. Sebab, pejabat yang akan dilantik meliputi eselon II-b atau kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan ke bawah. Seperti kepala bidang (kabid) dinas, kepala seksi (kasi), hingga staf. Total keseluruhannya diperkirakan mencapai puluhan orang. ”Kalau kepala dinas semua berangkat,” imbuhnya.

Pejabat lainnya menambahkan, baru kali pertama ini kegiatan pelantikan dilaksanakan di luar daerah. Dia menuturkan, pelantikan pejabat teras itu kemungkinan besar untuk mengisi 8 kursi kepala OPD dan 2 staf ahli yang kosong sejak September. ”Kan selter sudah, mungkin ini nanti diisi, namun bisa juga tidak semuanya,” tutur dia.

Meski demikian, baik Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo maupun Kepala BKPSDM Muraji tak menjawab konfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto terkait agenda ke luar daerah tersebut. Diketahui, Wali Kota Ika Puspitasari sudah tiga kali ini menggelar retret untuk anak buahnya sejak dilantik Februari lalu. Dua kegiatan sebelumnya berlangsung di Trawas dan diikuti para kepala OPD.

Sementara itu, Pembina Lembaga Pemantau Pembangunan dan Kinerja Pemerintah (LP2KP) Mojokerto Rif’an Hanum mengkritik kegiatan pelantikan dan retret di Magelang. Menurutnya, kegiatan tersebut kurang tepat untuk dilaksanakan karena berlangsung di tengah gembar-gembor efisiensi anggaran dan pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat.

Dia menegaskan, pemkot masih bisa melaksanakan pelantikan pejabat tanpa harus ke luar kota. Sehingga tak perlu mengeluarkan biaya perjalanan dinas, akomodasi, konsumsi, dan lainnya. ”Sangat penting bagi Pemkot Mojokerto untuk menjelaskan alasan di balik keputusan ini dan memastikan anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena kalau anggaran terbatas, bukankah lebih baik dananya dialokasikan untuk kebutuhan publik yang lebih mendesak,” tuturnya. (adi/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Pemkot Mojokerto #Pejabat Kota