Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya mengatakan, proyek infrastruktur telah tuntas dikerjakan lebih cepat. Sesuai kontrak, pekerjaan ini sedianya di-deadline hingga hari ini, 27 Desember. ’’Iya, sudah selesai,’’ tuturnya.
Kemarin (26/12), jembatan Lebaksono mulai dibuka secara umum. Baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat atau lebih. Henri mengatakan, jembatan yang membentang dengan lebar 7 meter dan panjang 60 meter ini sebelumnya juga telah dinyatakan lolos uji laik fungsi. Akses jembatan ini cukup strategis untuk menuju Mojosari maupun Trawas.
Selain itu, pembukaan akses sebelumnya juga dilakukan di jembatan Jurang III Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Jalur alternatif penghubung Ngoro-Pungging ini kini dapat dilalui untuk semua jenis kendaraan.
Menurutnya, pengoperasian jembatan jurang III yang berbatasan antara Desa Purwojati dan Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro ini dilakukan secara penuh. Sehingga jalur alternatif menuju kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) ini dapat dilalui untuk umum. ’’Sudah dibuka,’’ imbuhnya.
Proyek dengan anggaran Rp 2,5 miliar sebenarnya juga berkontrak hingga 27 Desember. Namun, pekerjaan infrastruktur yang digulirkan sejak 1 Juli tersebut telah rampung lebih awal dan langsung difungsikan.
Selain menunjang akses masyarakat, difungsikannya jembatan dengan volume 7,6x12 meter ini juga bisa mengurai kepadatan arus lalu lintas selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Karena jalur ini juga dijadikan sebagai jalan alternatif mengantisipasi kemacetan di jalur nasional Mojokerto-Japanan. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah