Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pengurus Dekranasda Masa Bakti 2025-2030 Dikukuhkan, Gus Bupati Mojokerto Dorong Produk IKM Naik Kelas dan Berdaya Saing

Khudori Aliandu • Rabu, 24 Desember 2025 | 12:05 WIB

 

MITRA STRATEGIS: Bupati Muhmmad Albarraa didampingi Ketua Dekranasda Shofiya Hanak Albarraa dan Kepala Disperindag Noerhono foto bersama usai pengukuhan pengurus Dekranasda masa bakti 2025–2030, kemar
MITRA STRATEGIS: Bupati Muhmmad Albarraa didampingi Ketua Dekranasda Shofiya Hanak Albarraa dan Kepala Disperindag Noerhono foto bersama usai pengukuhan pengurus Dekranasda masa bakti 2025–2030, kemar
KABUPATEN - Jajaran pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Mojokerto masa bakti 2025-2030 secara resmi dikukuhkan di Pendapa Graha Majatama, Pemkab Mojokerto, kemarin (23/12). 

Momentum ini untuk memperkuat komitmen dan peran Dekranasda sebagai mitra strategis pemda dalam membina, mengembangkan, dan memajukan industri kerajinan serta produk unggulan daerah. 

’’Dekranasda memiliki peran besar dalam mendorong peningkatan kualitas produk, memperluas akses pemasaran, serta meningkatkan daya saing perajin dan pelaku IKM,’’ ungkap Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa saat memberikan arahan.

Gus Bupati mengucapkan selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus Dekranasda yang baru dikukuhkan. Amanah yang diberikan ini, terang dia, hendaknya dapat dijalankan dengan tanggung jawab, penuh dedikasi, dan semangat kebersamaan. ’’Dekranasda harus mampu menjadi penggerak dalam pelestarian budaya lokal,’’ tegasnya.

Potensi kerajinan khas Kabupaten Mojokerto, lanjut Gus Bupati, banyak berakar pada sejarah. Mulai dari batik Majapahit, terakota dan ukir batu Trowulan, hingga anyaman bambu dan kerajinan kayu. Sehingga, menurutnya, kekuatan ini harus terus dibina dan dipasarkan melalui sinergi dengan organisasi perangkat daerah (OPD), dunia usaha, perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Pemda tengah menyiapkan perbup yang mewajibkan ASN membelanjakan 5 persen TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) di UMKM Mojokerto melalui Aplikasi Tumbas. ’’Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang saat ini tercatat mencapai 6,3 persen menurut rilis BPS (Badan Pusat Statistik), di atas rata-rata Jawa Timur maupun nasional,’’ tegasnya.

Gus Bupati menekankan pentingnya optimalisasi ruang pamer Dekranasda yang ada di PPST dan MPP sebagai pusat promosi, kurasi kualitas, dan penguatan branding produk kerajinan Kabupaten Mojokerto. ’’Ruang pamer ini harus menjadi ruang hidup yang dinamis, menampilkan produk terbaik perajin kita, serta menjadi titik temu antara kreativitas lokal dengan peluang pasar,’’ tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Mojokerto Shofiya Hanak Albarraa menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan. Ning Hana, begitu Shofiya Hanak Albarraa karib disapa, menekankan pentingnya komitmen, profesionalisme, dan sinergi dalam membangun ekosistem kerajinan dan UMKM yang tangguh, mandiri, serta berdaya saing.

’’Kabupaten Mojokerto memiliki potensi kerajinan yang beragam dan bernilai budaya tinggi sebagai identitas daerah. Potensi ini perlu terus dilestarikan dan dikembangkan, agar selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar. Jadi, perlu inovasi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan global dan kemajuan teknologi,’’ paparnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Noerhono menambahkan, pengukuhan pengurus Dekranasda ini langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan daya saing produk kerajinan unggulan daerah. ’’Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan sertifikat merek kepada 10 pelaku IKM sebagai bentuk fasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual,’’ jelasnya.

Sebelum pengukuhan, rangkaian kegiatan pendukung juga telah dilaksanakan. Antara lain, peresmian galeri Dekranasda di Pusat Perkulakan Sepatu Trowulan (PPST) dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mojokerto. ’’Fasilitas tersebut diharapkan menjadi etalase produk unggulan sekaligus pusat promosi dan perluasan akses pasar bagi pelaku IKM,’’ tandas Noerhono. (ori/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#dekranasda mojokerto #bupati mojokerto #pengukuhan pengurus #Gus Bupati