MOJOSARI - Jelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga cabai di Kabupaten Mojokerto makin pedas. Hal itu terungkap saat Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Dyah Roro Esti Widya melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Raya Mojosari, Rabu (17/12).
Didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Disperindag Provinsi Jatim, Wamendag meninjau sejumlah lapak pedagang bahan pokok (bapok). ’’Jadi harga bahan pokok ini sangat amat penting khususnya menjelang Nataru, kita harus memastikan harganya stabil dan terkendali,’’ paparnya di lokasi, Rabu (17/12).
Dari hasil pemantauan, papar Dyah, terdapat sejumlah komoditas bapok yang harganya relatif masih stabil. Di antaranya Minyakita yang masih dibanderol di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Rp 15.700 per liter. ’’Alhamdulillah masih di bawah acuannya HET, tetapi bahkan dilaporkan dijual Rp 15.500 (per liter),’’ tuturnya.
Demikian dengan beras yang terpantau stagnan. Di Pasar Raya Mojosari, jenis beras IR 64 medium Rp 12.600 per kilogram (kg) dan IR 64 premium Rp 14.000 per kg. Demikian dengan beras bramu super yang juga bertahan di harga rata-rata Rp 13 ribu per kg serta beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang masih stabil di bawah HET Rp 12.500 per kg. ’’Beras SPHP juga aman di bawah harga acuan,’’ papar Dyah.
Hanya saja, ujar Wamendag, harga cabai rawit yang melejit jelang pengujung 2025 ini. Meski tak termasuk bapok, namun komoditas bumbu dapur ini juga masuk dalam bahan pangan penting bagi masyarakat. ’’Yang sedikit naik adalah cabai rawit, cabai itu naik beberapa ribu (per kg),’’ tandanya.
Dari hasil pantauan, harga bahan pemedas makanan ini menyentuh harga Rp 70 ribu per kg. Banderol tersebut berasa di atas harga rata-rata cabai rawit di 19 pasar se-Kabupaten Mojokerto dengan Rp 62.132 per kg. ’’Tapi selebihnya kalau cabai-cabai lainnya masih aman. Bawang merah dan bawang putih juga aman,’’ sebut dia.
Harga bawang merah masih di kisaran Rp 41.850 per kg serta bawang putih juga bertahan di angka Rp 29.250 per kg. Sedangkan bapok lainnya meliputi telur ayam ras juga bertengger di harga Rp 28.400 per kg, daging ayam potong Rp 34.650 per kg, serta daging sapi murni yang rata-rata dibanderol Rp 110.000 per kg. (ram/fen)
Editor : Fendy Hermansyah