BERBAGAI program kegiatan dituntaskan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto selama 2025. Dari peningkatan produktivitas padi, pelatihan budi daya ikan dan jeruk, hingga upaya pengendalian inflasi.
Sejumlah capaian pun diraih, antara lain penghargaan peringat 1 zero kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak tingkat Jawa Timur serta sertifikat nomor kontrol veteriner (NKV) untuk UPT Rumah Potong Hewan (RPH).
Kepala Dinas DKPP Kota Mojokerto Novi Rahardjo mengatakan, pemkot saat ini menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Kalimantan Timur guna meningkatkan produktivitas pertanian padi. Melalui program agrosolution, petani mendapat pendampingan sejak pra-tanam hingga pascapanen.
’’Sudah ada contohnya di Kelurahan Gunung Gedangan dan Blooto, produktivitasnya naik dari 6,5 menjadi 8 (hasil panen per hektare),’’ jelasnya, kemarin (17/12).
Selain memastikan kesejahteraan petani, masyarakat juga didorong dengan kegiatan urban farming dengan memanfaatkan tanah pekarangan rumah sebagai tempat menanam tanaman hortikultura.
Salah satunya melalui pelatihan yang digelar bulan ini di gedung PLUT dengan peserta dari petani dan Kelompok Wanita Tani (KWT). ’’Dalam kegiatan ini juga ada pelatihan budi daya jeruk, itu untuk mendukung wisata di TBM yang diampu oleh disporapar,’’ ujarnya.
Dalam kaitannya dengan pengendalian inflasi, DKPP juga memiliki kebun cabai di lahan demonstration plot (demplot) dan lahan aset tidur di Lingkungan Ketidur, Kelurahan Surodinawan. Sebagai bentuk pemberdayaan, bibit cabai juga disebar ke setiap KWT. Pemberdayaan ini juga menyentuh kelompok pembudi daya ikan.
Mereka mendapat pendampingan secara intens hingga difasilitasi supaya akses pasarnya lebih luas. ’’Kami juga ada pelatihan budi daya ikan lele untuk keluarga balita stunting,’’ kata dia.
Novi menyatakan, dalam upaya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, pihaknya juga melakukan pengawasan ketat terhadap setiap bahan pangan segar yang beredar. Termasuk pula dengan memastikan produk daging yang dihasilkan UPT RPH terjamin Asuh, alias aman, sehat, utuh, dan halal lewat sertifikat NKV yang dikeluarkan Pemprov Jatim.
’’Vaksinasi PKM juga terus dilakukan dan di UPT Puskeswan di kantor DKPP ini juga ada layanan vaksin rabies gratis untuk hewan peliharaan,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah