Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gus Bupati Mojokerto: Selter Tiga Kursi Kepala OPD tanpa Mahar, 25 Peserta Diwawancara Lima Panelis, Berebut Ranking Tiga Besar

Khudori Aliandu • Rabu, 10 Desember 2025 | 01:15 WIB

 

BERI ARAHAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberi arahan kepada para peserta selter sebelum akhirnya mereka dihadapkan dengan lima penelis untuk adu gagasan di The Southern Hotel Surabaya, Selas
BERI ARAHAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberi arahan kepada para peserta selter sebelum akhirnya mereka dihadapkan dengan lima penelis untuk adu gagasan di The Southern Hotel Surabaya, Selas

KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan seleksi terbuka (selter) tiga kepala dinas di lingkungan Pemkab Mojokerto bebas dari mahar. Tak urung, ia meminta kepada 25 kandidat yang tengah adu gagasan di depan lima panelis benar-benar bersaing sehat untuk bisa masuk tiga besar.

’’Proses selter ini sejak awal dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Tidak ada jual beli jabatan,’’ tegas Gus Barra saat memberi arahan kepada peserta sebelum sesi wawancara dimulai di The Southern Hotel Surabaya, Senin (2/12).

Pelaksanaan wawancara dimulai pukul 07.00 sampai selesai. Para kandidat berhadapan dengan lima panelis untuk adu gagasan sesuai dengan jabatan yang dilamar. Tim panelis terdiri dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko dan tiga guru besar dari universitas yang berbeda. Yakni, Prof Dr H Abdul Halmi Soebahar, Prof Dr Drs Jusuf Irianto, dan Prof Dr Yohanes Sogar Simamora. ’’Saya selaku kepala daerah tidak mengintervensi tim pansel, maka selter ini supaya diikuti dengan baik,’’ tegasnya.

Melalui lelang terbuka tersebut, Gus Barra berharap, pihaknya bisa memilih para peserta secara transparan dan kompetitif. Sehingga nantinya selter menghasilkan calon pejabat yang duduk di kursi kepala dinas yang tepat sesuai kompetensinya. Apalagi, kursi yang lowong masuk kategori organisasi perangkat daerah (OPD) besar dan strategis.

Di antaranya, kepala dinas PUPR, kepala dinas pendidikan, dan kepala dinas perpustakaan dan kearsipan. Melalui selter ini, Gus Barra ingin mencari sosok pejabat yang benar-benar kompeten. Termasuk memiliki dedikasi dan etos kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ’’Dengan selter ini akan didapatkan pejabat yang mempunyai kemampuan kompetensi sesuai dengan jabatan yang dilamar,’’ tandasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo menambahkan, uji kompetensi bidang yang berlangsung di Surabaya kemarin menjadi titik akhir para panelis untuk menentukan siapa kandidat yang terbaik dari yang baik. Tak heran, di tengah membeludaknya pelamar, persaingan akan semakin ketat.

’’Banyaknya pelamar otomatis persaingan semakin ketat karena memang akan diambil tiga besar di masing-masing lowongan,’’ ungkapnya. Menurutnya, tahap akhir seleksi ini bakal menjadi modal pensel memberi rekomendasi kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) untuk memilih yang terbaik. Di lain sisi, sesi wawancara ini juga mempunyai bobot penilaan cukup besar untuk sebagai modal masuk tiga besar.

’’Uji gagasan dan wawancara ini bobot nilainya sebesar 35 persen. Lebih besar dari lainnya. Seperti kompetensi manajerial dan sosial kultur 25 persen, dan masing-masing 20 persen untuk rekam jejak dan penulisan makalah,’’ paparnya.

Praktisnya, lanjut Amat, pada tahap ini para kandidat dituntut berusaha ekstra keras. ’’Baru setelahnya, untuk pengumuman hasil akhir selter kita jadwalkan pada Selasa 9 Desember 2025 sekaligus memberi rekomendasi kepada Gus Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK),’’ pungkasnya. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#selter #Pemkab Mojokerto #kepala opd