Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

25 Pelamar Berebut Tiga Jabatan Kepala Dinas

Khudori Aliandu • Selasa, 2 Desember 2025 | 16:00 WIB
PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko saat memberikan keterangan pers seusai mutasi kepala dinas, beberapa waktu lalu.
PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko saat memberikan keterangan pers seusai mutasi kepala dinas, beberapa waktu lalu.

Hari Ini, Peserta Selter Adu Gagasan di Depan Panelis

 KABUPATEN - Hari ini sebanyak 25 pelamar yang berebut tiga kursi jabatan kepala dinas di lingkungan Pemkab Mojokerto adu gagasan di hadapan lima panelis dalam seleksi terbuka (selter). Momentum ini akan menjadi krusial bagi para kandidat lantaran bobot nilai persentasinya cukup besar sebagai modal masuk tiga besar terbaik.

 Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo mengatakan, ada 25 pelamar yang masuk tahapan berikutnya. Setelah sebelumnya mereka dinyatakan lolos administrasi oleh panitia seleksi. ’’Sesuai timeline yang dibuat, 25 pelamar ini, besok (hari ini, Red) berhak mengikuti seleksi kompetensi bidang di Surabaya,’’ ungkapnya, kemarin (1/12).

 Digelar di The Southern Hotel Surabaya, pelaksanaan dimulai pukul 07.00 sampai selesai. Pada tahap ini, para kandidat bakal dihadapkan dengan lima penelis untuk adu gagasannya sesuai dengan jabatan yang dilamar. Terdiri Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur Indah Wahyuni, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, dan tiga guru besar dari universitas yang berbeda. Di antaranya Prof Dr H Abdul Halmi Soebahar, Prof Dr Drs Jusuf Irianto, dan Prof Dr Yohanes Sogar Simamora.

 Kelimanya bakal menguji para pelamar yang berebut tiga jabatan kadis. ’’Sistemnya wawancara. Para peserta akan memaparkan dan isi dari makalah yang dibuat menyangkut ide gagasan dan inovasinya,’’ tegasnya. Amat menyebut, setiap pelamar akan mempertanggungjawabkan setiap makalah yang dibuat sebelumnya. Untuk pelamar kepala dinas PUPR misalnya, menurut Amat, mereka harus membuat makalah dan mampu memaparkan Strategi Percepatan Konektivitas Infrastruktur Jalan untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Inklusif di Kabupaten Mojokerto.

 Begitu juga dengan kepala dians perpusataan dan kearsipan memaparkan Transformasi Layanan Perpustakaan Daerah dan Penguatan Pengawasan Kearsipan Menuju Layanan Publik Yang Unggul, Berkelanjutan dan Berbasis Digital.

 Sebaliknya untuk kandidat kepala dispendik, mereka juga harus mampu dan meyakinkan para panelis kaitannya dengan Strategi Peningkatan Kualitas Pendidikan guna mewujudkan SDM Cerdas, Terampil, Produktif dan Berkarakter Tangguh di Kabupaten Mojokerto. ’’Tidak dibatasi waktu, tergantung dari penjelasan peserta, kalau dianggap jelas jawabannya ya bisa cepat,’’ tuturnya. 

Karena setiap orang boleh melamar dua jabatan lowong, otomatis, kata Amat, mereka bakal membuat dua makalah sekaligus. Menurutnya, pada tahap ini para kandidat dipastikan akan bersaing ketat seiring dengan membeludaknya para pendaftar. Di lain sisi, tahap ini juga mempunyai bobot penilaian cukup besar untuk sebagai modal masuk tiga besar.

 ’’Uji gagasan dan wawancara ini bobot nilainya sebesar 35 persen. lebih besar dari lainnya. Seperti kompetensi manajerial dan sosial kultur 25 persen, dan masing-masing 20 persen untuk rekam jejak dan penulisan makalah,’’ paparnya. 

Praktisnya, pada tahap ini para kandidat dituntut ekstra. ’’Baru setelahnya, untuk pengumuman hasil akhir selter kita jadwalkan pada Selasa 9 Desember 2025 sekaligus memberi rekomendasi kepada gus bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK),’’ beber Amat. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Seleksi terbuka (selter) #jabatan lowong #Pemkab Mojokerto #kepala dinas #adu gagasan