Satu Pelamar dari ASN Pemkab Jombang
KABUPATEN - Pendaftaran seleksi terbuka (selter) yang digelar Pemkab Mojokerto untuk mengisi tiga kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) resmi ditutup. Ada 18 kandidat mendaftar yang bakal berebut tiga jabatan lowong tersebut. Satu peserta di antaranya berasal dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jombang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko mengatakan, jumlah pelamar selter yang dibuka selama dua pekan membeludak. Ada 19 orang yang mendaftar pada tiga lowongan kursi kepala dinas yang tengah dibuka. ’’Sampai akhir pendaftaran, ada 19 orang yang melamar yakni 18 berasal dari pejabat lokal, satu pelamar dari lingkungan Pemkab Jombang,’’ ungkapnya.
Sesuai data BKPSDM, dari 19 pelamar ini, lowongan kepala dinas perpusatan dan kearsipan yang menjadi favorit dengan jumlah pelamar sebanyak 18 orang. Disusul kepala dinas pendidikan ada 12 orang. Lalu, untuk jabatan kepala dinas PUPR ada 7 orang. ’’Yang jadi favorit dan banyak pelamar tetap dinas perpustakaan. Termasuk, yang dari Jombang itu juga daftar di perpustakaan,’’ tegasnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo menambahkan, tingginya animo pegawai yang mendaftar, dipastikan tidak ada perpanjangan pendaftaran. Sebab, sudah memenuhi ambang batas minimal. Lantara, selter tiga kepala OPD yang dibuka saat ini ditargetkan minimal ada empat pelamar di masing-masing lowongan. ’’Banyaknya pelamar tentu kompetisinya semakin ketat. Dan memang tidak semua pelamar mendaftar untuk dua lowongan, beberapa di antaranya ada yang fokus di satu jabatan kepala dinas saja,’’ paparnya.
Kendati begitu, jumlah pelamar tersebut bisa saja berubah seiring seleksi administrasi yang bakal dilakukan tim pansel. Sehingga, hemat Amat, bukan berarti para peserta yang mendaftar ini lolos semua. ’’Masih bisa berubah, karena sebelum ditetapkan akan dirapatkan dulu oleh pansel, baru Senin depan diumumkan, siapa-siapa saja yang lolos secara administrasi,’’ jelas Amat.
Sebelumnya, Pemkab Mojokerto membuka lelang tiga kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang lowong. Penjaringan melalui selter digelar setelah pemda kantongi restu dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Proses selter JPTP ini akan dituntaskan selama sebulan. Dengan jadwal pendaftaran selama dua pekan, mulai Rabu (5/11) sampai dengan Rabu (19/11). Dilanjutkan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dari Kamis (6/11) sampai Kamis (20/11).
Kemudian pada Senin (24/11) ada pengumuman hasil seleksi administrasi dan dilanjutkan dengan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultur Rabu (26/11). ’’Baru pada Selasa 2 Desember 2025, kita jadwalkan untuk seleksi kompetensi bidang,’’ imbuh Amat.
Masing-masing peserta bakal saling beradu gagasan di hadapan tim pansel yang terdiri dari unsur internal pemerintahan kabupaten dan provinsi serta akademisi. ’’Mereka bakal diuji oleh lima panelis sesuai dengan lowongan jabatan yang dilamar,’’ paparnya.
Pengumuman hasil akhir selter dijadwalkan pada Selasa 9 Desember mendatang. Sekaligus memberi rekomendasi kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi