Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Belasan Pejabat Kabupaten Mojokerto Berebut Tiga Kursi Kepala OPD

Khudori Aliandu • Selasa, 18 November 2025 | 16:25 WIB

 

PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko saat memberikan keterangan pers seusai mutasi kepala dinas, beberapa waktu lalu.
PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Sekdakab Teguh Gunarko saat memberikan keterangan pers seusai mutasi kepala dinas, beberapa waktu lalu.

Melalui Seleksi Terbuka, Dinas Perpustakaan Paling Diminati

 KABUPATEN - Seleksi terbuka (selter) yang digelar Pemkab Mojokerto untuk mengisi tiga kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang lowong kebanjiran pendaftar. Sedikitnya ada 18 kandidat yang bakal berebut tiga jabatan lowong tersebut. Kursi kepala dinas perpustakaan dan kearsipan diketahui paling diminati.

 Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto Teguh Gunarko mengatakan, pendaftaran untuk pengisian tiga kursi jabatan kepala dinas memang masih berlangsung. Hingga mendekati tahap penutupan, para kandidat mulai menuntaskan kelangkapan administrasi untuk ikut bersaing dalam perebutan jabatan tersebut. ’’Pendaftar semakin hari semakin banyak. Potensi bertambah juga masih ada dengan sisa waktu kurang dua hari lagi,’’ ungkapnya, kemarin (17/11). 

Menurutnya, tiga lowongan kepala dinas yang dibuka secara terbuka ini benar-benar menyedot antusiasme pegawai di lingkungan Pemkab Mojokerto. Selter ini seolah dijadikan sebagai momentum untuk promosi ke jenjang lebih tinggi. Apalagi, kesempatan bagi para pegawai juga kian lebar. Sehingga, pemda berharap semua pejabat yang memenuhi syarat dapat mendaftarkan diri.

 Mulai dari camat, sekretaris organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian (kabag), hingga kepala bidang (kabid). ’’Pegawai mempunyai kesempatan lebih banyak karena satu pegawai boleh mendaftar ke dua lowongan sekaligus,’’ tegasnya.

 Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Mojokerto Amat Susilo menambahkan, mendekati tahap penutupan, pendaftar yang turut berebut tiga kursi kepala dinas melalui selter ini memang kian banyak. Bahkan, membeludak dari ambang batas minimal yang ditentukan. ’’Jelang penutupan jumlah pegawai yang mendaftar untuk tiga jabatan kepala dinas sebanyak 18 orang,’’ ungkapnya.

 Sesuai data, lanjut dia, jabatan paling diminati adalah kepala dinas perpustakaan dan kearsipan yang mencapai 17 orang. Disusul kepala dinas pendidikan ada 12 orang. Lalu, untuk jabatan kepala dinas PUPR ada 7 orang. ’’Memang tidak semua pelamar mendaftar untuk dua lowongan, beberapa di antaranya ada yang fokus di satu jabatan kepala dinas saja. Sesuai data yang masuk, dinas perpustakaan lebih banyak diminati, lalu dinas pendidikan, baru dinas PUPR,’’ paparnya. 

Tingginya jumlah pendaftar ini, lanjut Amat, membuat persaingan dipastikan semakin ketat. ’’Prinsipnya, semakin banyak pendaftar seleksi akan semakin ketat. Persaingan juga semakin baik,’’ tuturnya. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring masih ada sisa waktu sampai Rabu (19/11). Keyakinan itu tak lain didasari karena masih ada kemungkinan sejumlah pegawai yang belum menginput data, meski sebelumnya sudah melengkapi berkas persyaratan. ’’Kemungkinan ada potensi bertambah,’’ tandasnya. 

Sebelumnya, Pemkab Mojokerto akhirnya melelang tiga kursi jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang lowong. Penjaringan melalui selter digelar setelah pemda kantongi restu dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Proses selter JPTM ini akan dituntaskan selama sebulan. Dengan jadwal pendaftaran selama dua pekan, mulai Rabu (5/11) sampai dengan Rabu (19/11). Dilanjutkan seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak dari Kamis (6/11) sampai Kamis (20/11).

 Kemudian pada Senin (24/11) ada pengumuman hasil seleksi administrasi dan dilanjutkan dengan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultur Rabu (26/11). ’’Baru pada Selasa 2 Desember 2025, kita jadwalkan untuk seleksi kompetensi bidang,’’ imbuh Amat. Masing-masing peserta bakal saling beradu gagasan di hadapan tim pansel yang terdiri dari unsur internal pemerintahan kabupaten dan provinsi serta akademisi.

 ’’Mereka bakal diuji oleh lima panelis sesuai dengan lowongan jabatan yang dilamar,’’ paparnya. Sedangkan untuk pengumuman hasil akhir selter dijadwalkan pada Selasa 9 Desember mendatang  sekaligus memberi rekomendasi kepada bupati selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#Seleksi terbuka (selter) #selter #Pemkab Mojokerto #JPTP #Dinas Perpusip