Di Triwulan Akhir Tahun Anggaran 2025
KOTA - Komisi II DPRD Kota Mojokerto mendorong adanya upaya percepatan dalam pelaksanaan proyek. Pasalnya, memasuki triwulan akhir tahun anggaran 2025 ini masih terdapat sejumlah paket yang masih proses lelang.
Ketua Komisi II DPRD Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo menyatakan, pihaknya telah memberi atensi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu proyek untuk segera merealisasikan pekerjaan. Utamanya yang berkaitan dengan proyek infrastruktur. ”Saya sudah memberikan imbauan, khususnya ke dinas PUPR untuk segera menyelesaikan tanggung jawab yang menjadi kewajibannya,” ungkapnya, kemarin (14/10).
Pasalnya, hingga meninjak pertengahan Oktober ini, masih terdapat beberapa paket proyek fisik yang masih berproses di meja lelang. Padahal, sisa tahun anggaran 2025 sudah tinggal 2,5 bulan. ”Bahkan, ada beberapa proses lelang yang gagal tender,” ulas legislator dari PDIP ini.
Karena itu, komisi II juga meminta agar lelang ulang juga bener-benar dilaksanakan sesuai dengan regulasi. Dengan harapan, proses tender dapat ditetapkan pemenang dan berlanjut ke tahap kontrak kerja. ”Mudah-mudahan dari hasil lelang nanti pemenangnya adalah kontraktor yang kapabel,” tandasnya.
Sehingga, imbuh Santoso, pelaksanaan pekerjaan dapat direalisasikan secara tepat waktu dan hasil yang sesuai dengan standar mutu. Dengan demikian, pekerjaan konstruksi tidak cukup asal mengejar target, tetapi juga tetap harus memperhatikan kualitas proyek. ”Kami berharap pemenang lelang juga memiliki kualifikasi finansial yang kuat untuk bisa melaksanakan pekerjaan dengan speed tinggi,” pungkasnya. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi