Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto berkomitmen dalam mendukung program swasembada pangan guna membentuk ketahanan pangan nasional. Untuk mewujudkan itu, legislatif siap bersinergi dengan pemerintah pusat, pemkot, dan stakeholder terkait dalam merealisasikan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.
Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menyampaikan, ketahanan pangan menjadi program yang sangat strategis. Khususnya bagi Kota Mojokerto yang notabene tak masuk kategori daerah penghasil pertanian. ”Sehingga ketahanan pangan menjadi program yang penting untuk diwujudkan di Kota Mojokerto,” ungkapnya.
Meski minim lahan produktif, namun kota dengan luas wilayah 20,48 kilometer persegi ini masih memiliki potensi untuk menghasilkan beragam produk pangan. Karenanya, DPRD mendukung pengoptimalan lahan sawah yang ada. Di antaranya di areal persawahan Lingkungan Balongcok, Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari yang telah dilakukan penanaman padi serentak bersama Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo dan jajaran Forkopimda Kota Mojokerto beberapa waktu lalu.
Di samping itu, Polres Mojokerto Kota juga telah berhasil melaksanakan panen raya jagung sebanyak 3,5 ton pada kuartal III di Kelurahan/Kecamatan Prajurit Kulon pada akhir September kemarin. ”Dengan optimalisasi pemanfaatan lahan persawahan, kami optimistis hasil produksi pangan akan terus meningkat,” tandas legislator perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.
Melalui semangat kolaboratif tersebut, Ery optimistis bahwa Kota Mojokerto mampu untuk mewujudkan ketahanan pangan. Merujuk data dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), dari total lahan sawah di Kota Mojokerto seluas 368,9 hektare, tingkat pemanfaatan lahan pertanian mencapai 99 persen.
Dengan begitu, sebanyak 368,7 hektare merupakan lahan garapan yang aktif. Di antara yang paling besar tersebar di Kelurahan Kedundung, Kelurahan Blooto, dan Kelurahan Gunung Gedangan. ”DPRD akan terus berkomitmen untuk memperkuat sektor pangan. Karena jika kebutuhan terpenuhi, maka masyarakat akan mudah mendapatkan bahan pangan harga yang terjangkau,” tandasnya.
Di samping itu, DPRD Kota Mojokerto juga mendukung Polda Jatim pada kegiatan penanaman jagung serentak kuartal IV yang digelar pada Rabu (8/10). Dipimpin Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, Ery turut hadir bersama jajaran Forkopimda Mojokerto Raya untuk melakukan penanaman jagung di lahan seluas 4 hektare di Jalan Raya Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Sinergi tersebut juga merupakan wujud dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk ketahanan pangan nasional. (ram/ris)
Editor : Hendra Junaedi