Pemkab Anggarkan Rp 4,3 Miliar, Rehabilitasi GWT hingga Pavingisasi
KABUPATEN – Sejumlah paket proyek perkantoran dan fasilitas publik di lingkungan Pemkab Mojokerto yang menjadi prioritas pada P-APBD 2025 mulai dilelang. Dari pembangunan aula untuk menunjang Sekolah Rakyat (SR) hingga renovasi Stadion Gajah Mada yang menjadi program unggulan.
Kabid Penataan Bangunan Gedung (PBG) Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Doddy Prasetyo mengatakan, sejumlah perkantoran dan fasilitas publik menjadi salah satu prioitas pembangunan pada perubahan anggaran keuangan (PAK). Saat ini, kesemuanya juga tengah masuk proses lelang di bagian pengadaan barang dan jasa.
’’Sejumah paket proyek perkantoran dan pelayanan publik yang kita lelang ada yang masuk tahap pengumuman pemenang, ada juga yang masuk masa sanggah. Prinspinya kita target bulan ini sudah teken kontrak,’’ ungkapnya, kemarin.
Di antara yang masuk skala prioritas tersebut adalah pengerjaan insfrastruktur Stadion Gajah Mada Mojosari. Anggaran sarana prasarana olahraga tersebut digelontor Rp 4,3 miliar. Pengerjaan insfrastruktur fisik difokuskan pada drainase, ground water tank (GWT), hingga pavingisasi sekitar tribun. ’’Saat ini masuk tahap pengumuman pemenang. Untuk lingkup pengerjannya ada drainase, GWT hingga pavingisasi sekitar tribun, rehabilitasi toilet, dan office sisi selatan,’’ ungkapnya.
Dilihat dari minat masyarakat Kabupaten Mojokerto terhadap olahraga, renovasi memang perlu dilakukan. ’’Prinsipnya, renovasi stadion dan GOR ini bagian dari komitmen pemerintah daerah menyediakan fasilitas olahraga untuk dimanfaatkan masyarakat secara luas,’’ tandasnya. Begitu juga dengan pembangunan gedung arsip kantor Pertanahan Kabupaten Mojokerto saat ini juga masuk tahap pengumuman pemenang. Dengan pagu Rp 1,3 miliar, paket proyek ini bagian dari program hibah dari pemkab kepada pemerintah pusat.
Di samping itu, pada P-APBD 2025 juga ada pembangunan aula di lingkungan Gedung Diklat di Kecamatan Gedeg. Paket infrastruktur dengan pagu Rp 2,1 miliar ini nantinya sebagai fasilitas penunjang pelaksanaan Sekolah Rakyat yang tengah berlangsung pada tahun ajaran baru.
’’Prinsipnya bangunan aula ini sebagai sarana penunjang di Sekolah Rakyat. Saat ini masuk tahapan masa sanggah, paling tidak tinggal selangkah lagi sudah muncul pemenang dan teken kontrak,’’ paparnya.
Sebelumnya, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa menegaskan, jika perbaikan Stadion Gajah Mada Mojosari menjadi salah satu janji politiknya yang harus direalisasikan. Perbaikan fasilitas olahraga ini langsung digas di tahun pertama. Menggunakan ploting anggaran sebesar Rp 4,3 miliar, paket infrastruktur ini menjadi salah satu proyek strategis daerah. ’’Sesuai komitmen kami, Stadion Gajah Mada Mojosari insya Allah akan kita selesaikan dengan kualitas yang baik. Kita rencanakan mulai pembiayaan sampai pada finishing,’’ ungkapnya.
Dia juga sudah melakukan rapat bersama membahas perencanaan renovasi Stadion Gajah Mada Mojosari. Baik bersama dinas PUPR sebagai pelaksana, Bappeda, hingga pengadaan barang dan jasa. ’’Kita sudah rencanakan termasuk rumputnya. Ini harus berstandar FIFA. Lintasan larinya juga begitu,’’ tandasnya. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi