Digembleng Digital Marketing hingga Fasilitasi Legalitas Produk
KABUPATEN - Pemkab Mojokerto melalui Disperindag kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto memfasilitasi para pelaku IKM dan UMKM agar go digital dan naik kelas. Salah satunya melalui pelatihan digital marketing dan branding hingga pengurusan legaslitas seperti halal dan NIB di aula kantor kejaksaan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, pelatihan digital marketing oleh disperindag yang berlangsung dua hari tak lain untuk mendukung pelaku IKM agar tidak tertinggal dalam mengikuti perkembangan ekonomi yang kini semakin masif karena peranan dunia digital. ’’Dengan digital marketing dan branding, pasar atau konsumen akan semakin luas, tidak hanya dari Mojokerto tetapi juga dari luar Mojokerto,’’ ungkapnya.
Tak hanya berupa pelatihan, dukungan Gus Bupati bersama jajaran OPD terkait kepada pelaku IKM juga berupa fasilitas pendukung. Ke depan, ruangan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) akan disulap menjadi tempat berjualan secara live streaming/siaran langsung. Termasuk, termasuk dalam pengurursan legaslitasnya seperti halal dan NIB. ’’Kita akan melakukan percepatan melalui sertifikat halal, kemarin dengan bersinergi dengan pihak Unair (Universitas Airlangga Surabaya) Alhamdulillah kita dapat kuota banyak, jauh di atas batas kuota yang awalnya 200 (IKM),’’ tuturnya.
Di era serba digital dan konsumen yang kian maju, sertifikat halal memang menjadi salah satu hal wajib. Terutama di negara kita yang penduduk mayoritasnya adalah muslim. Dengan berbagai program berdampak kepada masyarakat, Gus Barra berharap UMKM Mojokerto semakin berdaya saing dan percaya diri untuk menembus pasar nasional, bahkan internasional. ’’Kita ingin UMKM Mojokerto naik kelas. Tidak hanya sekadar bertahan, tapi berkembang dan menginspirasi. Dari Mojokerto untuk Indonesia, bahkan dunia,’’ tandasnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana, juga mempertegas dengan tercantumnya sertifikat halal pada produk bisa menambah dan memperluas target pasar. Tidak hanya nasional bahkan bisa pula hingga ranah manca negara. ’’Kejari mendukung pemerintah dalam mendorong pelaku UKM/IKM melengkapi sertifikasi halal, pentingnya sertifikasi halal untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, membuka peluang pasar ekspor. Termasuk melindungi ekonomi rakyat dari persaingan produk asing,’’ ungkapnya.
Usai memberi arahan, Gus Barra melakukan tinjauan ke kantor disperindag dengan mengecek satu per satu kendaraan opersional yang tiap harinya dimanfaatkan melayani masyarakat. Mulai dari transportasi pengangkut sampah di tiap pasar, kendaraan dan perlengkapan alat ukur takar timbang, hingga ruang pelayanan untuk pendampingan pelaku IKM.
Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto Noerhono menambahkan, pelatihan digital marketing bakal dilakukan secara bertahap. Mulai dari mamin, alas kaki, maupun kriya. Nantinya, peserta digitalisasi akan dibekali materi terkait penjualan secara online hingga praktek langsung selama dua hari. ’’Program ini sebagai langkah nyata mendukung visi dan misi dari Gus Bupati mengajak UMKM maupun IKM go digital dan naik kelas,’’ tambahnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi