Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Akses Jalan Kepuhanyar-Ngimbangan Semakin Lebar

Khudori Aliandu • Sabtu, 13 September 2025 | 16:10 WIB

MULUS DAN NYAMAN: Pengendara melintas di jalan cor Kepuhanyar-Ngimbangan, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (12/9).
MULUS DAN NYAMAN: Pengendara melintas di jalan cor Kepuhanyar-Ngimbangan, Kecamatan Mojoanyar, kemarin (12/9).
 

Jadi Jalur Alternatif Pengendara Menuju Mojosari dan Sebaliknya

 KABUPATEN – Proyek betonisasi ruas jalan Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar-Ngimbangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, tuntas dikerjakan. Digelontor anggaran senilai Rp 6,1 miliar, konstruksi jalan kini dilebarkan menjadi 5-6 meter dari sebelumnya hanya 3 meter. 

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Henri Surya mengatakan, sejumlah proyek yang masuk lelang dini memang sudah tuntas. Salah satunya pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan. Pengerjaan konstruksi senilai Rp 6,1 miliar itu kini kondisinya mulus dan lebar. ’’Ruas jalan Kepuhanyar-Ngimbangan tahun ini sudah kita lebarkan menjadi 5-6 meter dari sebelumnya hanya 3 meter,’’ ungkapnya, kemarin.

 Namun, karena keterbatasan anggaran, membuat pembangunan dilakukan bertahap dari tahun sebelumnya, dan bakal dilanjutkan di tahun berikutnya. ’’Khusus tahun ini, dari ploting APBD 2025 Rp 6,1 miliar kita berhasil menuntaskan pengerjaan sepanjang 1,6 kilometer,’’ tegasnya.

 Menurut Henri, status jalan mantap memang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga melalui pembangunan ini, Pemkab Mojokerto ingin memberikan multiefek terhadap masyarakat secara luas. Baik untuk memperlancar roda perekonomian, pendidikan, kesehatan, hingga sosial. ’’Bahkan, dalam jangka panjang diharapkan akan bermunculan ekonomi baru di kawasan tersebut. Bisa dari sektor kuliner maupun pariwisata lokal desa,’’ tandasnya. 

Keberadaan ruas jalan yang bersanding dengan aliran Sungai Brantas ini akan memilki nilai tersendiri bagi masyarakat. Apalagi, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah desa yang berada di jalur tersebut juga tengah mengembangkan destinasi wisata buatan. Salah satunya Water Park Long Strorage di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar. Sehingga, terang Henri, keberadaan jalan yang lebar dan mulus ini akan bisa mendongkrak wisatawan. ’’Jadi diharapkan bisa maningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ tuturnya. 

Di sisi lain, pelebaran ruas jalan Kepuhanyar-Ngimbangan ini bakal menjadi jalur alternatif pengendara. Dari Kota Mojokerto ke arah Mojosari maupun sebaliknya. ’’Dampaknya bisa memecah kepadatan arus lalu lintas yang ada di ruas jalan utama Mojokerto-Mojosari. Itu (Kepuhanyar-Ngimbangan) menjadi jalur utara. Sehingga pengendara yang dari Kota Mojokerto bisa langsung tembus Mojosari,’’ jelasnya. 

Sebelumnya, tiga di antara paket pengerjaan betonisasi jalan raya juga sudah tuntas. Tiga paket pengerjaan fisik ini ada pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame, Kecamatan Trawas. Dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar, proyek menuju destinasi wisata alam Air Terjun Dlundung dengan volume pengerjaan 335 meter x 5,5 meter. 

Disamping itu, ada pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo Rp 2,6 miliar dengan penuntasan 1,2 kilometer. Ruas jalan ini dilebarkan menjadi 5,5 meter, dari sebelumnya 3 meter. Lalu, pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan sebesar Rp 2,2 miliar dengan pengerjaan jalan sepanjang 494 meter dan lebar 4-5,5 meter. (ori/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#proyek jalan #ngimbangan #Pemkab Mojokerto #dinas pupr kabupaten mojokerto #mojoanyar #proyek betonisasi