Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mutasi Pemkot Jilid Kedua Angkut 53 Pejabat

Rizal Amrulloh • Kamis, 11 September 2025 | 16:05 WIB
JABATAN BARU: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 53 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di Pendapa.
JABATAN BARU: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 53 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional di Pendapa.

- Tiga Posisi Kepala Dinas Dirombak

- BPBD Kota Resmi Dibentuk

KOTA - Jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Mojokerto kembali dirombak melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, Rabu (10/9). Sebanyak 53 orang masuk dalam gerbong mutasi jilid kedua di era kepemimpinan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari-Wakil Wali Kota (Wawali) Rachman Sidharta Arisandi.

Tiga nama di antaranya merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama atau setingkat kepala dinas/badan. Masing-masing Ruby Hartoyo yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kini mendapatkan tugas baru untuk mengisi kekosongan jabatan pada kursi Sekretaris DPRD Kota Mojokerto.

Sedangkan jabatan lama yang ditinggalkan Ruby saat ini diestafetkan kepada Agung Moeljono Soebagijo yang digeser dari posisi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto. Jabatan tersebut kini digantikan oleh Riyanto yang hijrah dari kursi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto.

’’Pejabat pimpinan tinggi pratama sudah dilakukan proses uji kompetensi dan mendapatkan rekomendasi dari BKN (Badan Kepegawaian Negara),’’ ungkap Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari.

Selain itu, reshuffle juga menyeret 50 orang yang menjabat kursi sekretaris dinas, kepala bagian, kepala bidang, camat, lurah, serta kepala seksi (kasi). Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini menyebut, pengangkatan dan mutasi pejabat administrator dan pengawas juga telah mendapatkan restu melalui surat dari BKN. ’’Surat tersebut menjadi dasar hukum sekaligus landasan teknis dalam memastikan setiap pengangkatan maupun mutasi dilaksakan secara profesional, transparan, serta sesuai kebutuhan organisasi,’’ paparnya.

Photo
Photo

Dalam pelantikan tersebut, sekaligus menandai pembentukan perangkat daerah baru di tubuh Pemkot Mojokerto. Ning Ita menyatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mojokerto resmi berdiri dengan mengangkat Ganesh P. Khresnawan yang didapuk sebagai kepala pelaksana (kalaksa). ’’Pembentukan BPBD di Kota Mojokerto sebagai upaya kita untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di daerah,’’ tuturnya.

Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Wali kota menekankan untuk langsung beradaptasi pada jabatan masing-masing. Mereka juga diminta untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi baik di internal maupun stakeholder terkait. ’’Karena posisi pejabat-pejabat ini merupakan posisi sentral yang menghubungkan antara lini depan dan lini atas,’’ pungkasnya.

Sebelumnya, Ning Ita telah melakukan perombakan pejabat perdana di periode keduanya menakhodai Pemerintah Kota Mojokerto, Rabu (3/9) lalu. Sebanyak 11 posisi jabatan strategis yang dilakukan mutasi. Tujuh orang di antaranya merupakan pejabat pimpinan tinggi pratama dan empat orang pejabat fungsional. (ram/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#dirombak #Pemkot Mojokerto #mutasi pejabat #Kota Mojokerto #pengambilan sumpah jabatan #pejabat