Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ning Ita Sebut Akan Gulirkan Mutasi Jilid Kedua

Rizal Amrulloh • Kamis, 4 September 2025 | 15:55 WIB
AMANAH: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berjabat tangan dengan para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, kemarin (3/9).
AMANAH: Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berjabat tangan dengan para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah jabatan di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, kemarin (3/9).

 KOTA - Tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkot Mojokerto masuk dalam gerbong mutasi perdana era kepemimpinan Wali Kota Ika Puspitasari-Wakil Wali Kota Rachman Sidharta Arisandi. Perombakan menyasar posisi jabatan strategis setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang digulirkan di Pendapa Sabha Kridatama, Rumah Rakyat, kemarin (3/9).

 Sejumlah nama pejabat yang masuk dalam daftar mutasi itu di antaranya Ikromul Yasak, yang sebelumnya menjabat kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini bergeser menempati posisi kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mojokerto. Sementara kursi yang ditinggalkannya digantikan Muraji, yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perakim) Kota Mojokerto.

 Selain itu, juga terdapat nama Amin Wachid, yang sebelumnya menduduki kursi kepala dinas lingkungan hidup (DLH) kini menggantikan Ani Wijaya sebagai kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto.

 Sementara Ani mendapat mandat baru untuk mengisi kursi kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto. Kursi kepala dispusip yang semula lowong kini juga diisi pejabat definitif dijabat Abdul Rachman Tuwo. Sebelumnya dia menduduki jabatan sebagai Asisten Administrasi Umum Setdakot Mojokerto. Sementara kursi asisten saat ini didapuk dr Farida Mariana, yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto. 

Jabatan kosong lainnya yang juga dilakukan pengisian adalah kepala dinas ketahanan pangan dan perikanan (DKPP) yang diamanahkan kepada Novi Rahardjo. Sedangkan kursi sekretaris DPRD Kota Mojokerto yang ditinggalkan tetap dibiarkan lowong.

 Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyatakan, bahwa mutasi perdana di periode keduanya ini baru tahap awal. Dia memberikan sinyalemen bahwa dalam waktu dekat akan kembali melakukan perombakan jabatan. ”Nanti dalam seminggu akan ada mutasi, ditunggu saja,” ucapnya. Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini menyampaikan, perombakan pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan hal yang wajar. Menurutnya, mutasi dilakukan masing-masing pejabat dapat beradaptasi dan memberikan kontribusi secara berkelanjutan di unit-unit kerja yang baru. 

Selain tujuh pejabat eselon II, pelantikan dan pengambilan sumpah dan jabatan juga menyasar empat pejabat fungsional di Pemkot Mojokerto. ”Pejabat yang dilantik berjumlah sebelas ASN (aparatur sipil negara),” papar Ning Ita. Dia menegaskan, pergeseran dan penempatan telah dilakukan melalui mekanisme dan aturan yang berlaku. Khususnya terhadap pejabat setingkat kepala OPD. ”Pejabat pimpinan tinggi pratama sudah dilakukan proses uji kompetensi dan telah mendapatkan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” pungkasnya. (ram/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#pejabat pemkot #Pemkot Mojokerto #gerbong mutasi #Kota Mojokerto