Gulirkan Gerakan Pangan Murah Serentak di 18 Kecamatan
KABUPATEN - Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Mojokerto berkolaborasi dengan Pemkab Mojokerto melakukan stabilisasi harga dan pasokan kebutuhan pokok, kemarin (3/9). Salah satunya melalui program gerakan pangan murah (GPM) secara serentak di 18 kecamatan.
Sejumlah kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibanding harga pasaran. Di antaranya beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dijual Rp 57.500 per 5 kilogram (kg), gula premium merek gendhis multi manis (GMM) Rp 17.500 per kg, serta Minyakkita Rp 15.000 per liter. ’’Gerakan pangan ini bagian dari upaya kita untuk stabilisasi harga pangan tetap terjangkau untuk masyarakat,’’ ungkap Pemimpin Cabang Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto Muhammad Husin.
Dia menuturkan, program ini sebagai bentuk hadirnya pemerintah di tengah masyarakat. Sekaligus memastikan pasokan bahan pokok tetap aman. Sehingga program GPM pun digelar serentak di 18 kecamatan. ’’Termasuk upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Mojokerto,’’ tegasnya.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang hadir turut menegaskan, program GPM akan terus digalakkan demi menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah. ’’Ini yang kedua, yang pertama hari Sabtu (30/8) kemarin. Kita ingin mengendalikan harga-harga bahan pokok yang semakin tinggi,’’ ungkapnya.
Gus Bupati menambahkan, sejauh ini harga pangan di Kabupaten Mojokerto relatif stabil dibanding daerah lain. Terlebih daerah dengan 18 kecamatan ini menjadi lumbung pangan. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan keberadaan stok beras yang melimpah, bahkan surplus 30 ribu ton. ’’Kita ingin surplus ini menjadi instrumen pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok yang ada di Kabupaten Mojokerto,’’ ujarnya.
Gus Bupati juga menekankan akan pentingnya kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Orang nomor satu di pemkab ini ingin masyarakat tidak kesulitan dalam mendapatkan kebutuhan pokok. Semisal, beras medium dalam program ini dijual Rp 11.500 per kg, sementara di luar Rp 12.500 per kg, serta Minyak Kita yang juga dijual lebih murah Rp 15.000 per liter. ’’Kita tetap menginginkan kestabilan harga terjaga dengan melakukan gerakan-gerakan pangan murah dengan Bulog. Demi mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang nyaman, aman, dan kondusif,’’ pungkasnya. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi