Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tekanan Publik Meningkat, PAN Ambil Langkah Tegas Nonaktifkan Eko dan Uya Kuya

Imron Arlado • Rabu, 3 September 2025 | 23:25 WIB

PAN akhirnya memutuskan menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya
PAN akhirnya memutuskan menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Partai Amanat Nasional (PAN) resmi mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan dua kadernya yang juga artis terkenal, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya, dari keanggotaan DPR RI. 

Penonaktifan Eko dan Uya Kuya disampaikan oleh Waketum PAN Viva Yoga Mauladi. 

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,” kata Viva Yoga. 

 

Baca Juga: Selenggarakan Pelayanan Publik yang Prima, Kementerian ATR/BPN Raih Dua Penghargaan dari Kementerian PAN-RB

 

Viva Yoga Mauladi mengatakan, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan dinamika politik di Tanah Air selama beberapa hari terakhir. Ia ingin kepercayaan kepada Presiden Prabowo terus terjaga.

Viva meminta masyarakat tetap bersikap tenang menghadapi gejolak sosial politik selama beberapa hari terakhir. Pihaknya juga meminta masyarakat percaya bahwa pemerintahan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bisa menyelesaikan polemik. 

“PAN mengimbau masyarakat tetap tenang menghadapi dinamika politik saat ini. Kami percaya Presiden Prabowo Subianto mampu menyelesaikan persoalan dengan cepat, tepat, dan selalu berpihak pada rakyat demi kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

 

Baca Juga: PAN dan Gerindra Perkuat Koalisi Parpol Pengusung Ning Ita di Pilkada Kota Mojokerto 

 

Langkah PAN ini tidak lepas dari gelombang demonstrasi yang berlangsung sejak Senin, 25 Agustus 2025. Aksi massa pecah akibat polemik tunjangan rumah anggota DPR yang dianggap tidak peka terhadap kondisi masyarakat.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menimbulkan keresahan dan memicu kritik keras terhadap elit politik. Sebelumnya, Eko telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas perbuatannya yang menimbulkan keresahan. 

Pernyataan maaf tersebut ia sampaikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (30/8). Uya Kuya juga melakukan hal serupa. Ia menyampaikan penyesalan sekaligus komitmen untuk belajar dari kejadian yang menimpa dirinya.

Baca Juga: Fedi Nuril Sebut Menkomdigi Berbohong soal Penutupan TikTok Live

 

Kedua publik figur tersebut berjanji akan lebih bijak dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Hal serupa dilakukan oleh Partai NasDem. Langkah cepat yang dilakukan PAN dan NasDem ini menunjukkan adanya tekanan publik yang begitu kuat terhadap partai politik agar lebih peka, sederhana, dan berpihak pada rakyat.

Bintang Purnama Putra






Editor : Imron Arlado
#PAN #tunjangan DPR #politik indonesia #uya kuya #eko patrio