Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mutasi Jabatan Segera Bergulir, Pejabat Pemkab Mojokerto Harap-harap Cemas

Khudori Aliandu • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15:55 WIB
PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberi keterangan pers atas pengisian jabatan yang segera digelar di lingkungan Pemkab Mojokerto usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD, kemarin
PENYEGARAN: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa memberi keterangan pers atas pengisian jabatan yang segera digelar di lingkungan Pemkab Mojokerto usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD, kemarin

KABUPATEN - Rotasi dan mutasi di lingkungan Pemkab Mojokerto hingga kini masih terjadi tarik ulur meski lampu hijau Kemendagri sudah dikantongi. Tak urung kondisi itu membuat galau sejumlah pejabat lantaran sikap ’’dingin’’ Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa yang tak kunjung ada kepastian meski sebelumnya memberi sinyal digelar hari ’’Rabu keramat’’.

Seperti yang terjadi Rabu (6/8) lalu, para pejabat teras pemkab menunggu sambil harap-harap cemas. Bahkan, desas-desus yang beredar, tak sedikit pejabat yang sudah menyiapkan bajunya sebagai persiapan jika sewaktu-waktu ada undangan pelantikan. ’’Setiap Rabu teman-teman kepala OPD selalu harap-harap cemas. Bahkan banyak yang menunggu undangan di kantornya,’’ ungkap sumber internal pemkab.

Kecemasan itu bukan tidak mendasar lanjut eselon II ini, hal itu tak lain karena Gus Bupati sudah memberi sinyal jika perombakan kali pertama yang digelar di era kepemimpinannya bersama M. Rizal Oktavian dilangsungkan pada hari Rabu. Lebih lagi, lampu hijau dari Kemendagri juga sudah dikantongi. Setelah sebelumnya sebanyak 30 pejabat setingkat eselon IIB mengikuti job fit di Surabaya awal Juli lalu. ’’Jadi, wajar jika Rabu menjadi hari keramat yang selalu dinanti kepala OPD. Setiap Rabu, banyak yang sudah menyiapkan dan membawa baju dari rumah, tetapi ternyata belum ada undangan,’’ terangnya seraya turut jadi candaan di internal pemkab.

Sumber lain juga mengamini kegelisaan para kepala OPD tiap harinya. Utamanya pada ’’Rabu keramat’’. Itu karena mereka ingin segera tahu kepastian posisinya dalam gelombang mutasi perdana ini. ’’Galaunya itu sebenarnya bukan apa-apa, tetapi kebanyakan teman-teman OPD itu penasaran saja. Apalagi ini kan mutasi pertama,’’ ungkapnya.

Menurutnya, penataan kali pertama yang digelar nantinya akan mengindikasikan sebuah ’’gerbong baru’’ di era kepemimpinan baru saat ini. ’’Kita kan juga penasaran, siapa nanti yang duduki jabatan strategis, OPD besar, siapa yang OPD kecil. Ini kan akan menjadi tanda tanya dan tolok ukur kinerja ke depan, di eranya Gus Barra,’’ paparnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa kembali menegaskan, rotasi mutasi di lingkungan pemkab segera digelar dalam waktu tak lama. Itu setelah pemda sudah mendapat lampu hijau dari Kemendagri RI atas pelantikan hasil job fit yang digelar awal Juli lalu. ’’Lampu hijau sudah turun. Pokoknya hari Rabu. Hari Rabu itu memiliki makna. Tidak ada sesuai yang dimulai dari hari Rabu kecuali kesempurnaan,’’ ungkapnya.

Dengan pelantikan nantinya, pemda bakal menindaklanjuti dengan membuka seleksi terbuka untuk empat jabatan yang lowong yang kini diisi pejabat pelaksana tugas (Plt). Di antaranya menyasar posisi jabatan sekretaris DPRD, kepala diskominfo, kepala disperindag, dan direktur RSUD Prof dr Seokandar. ’’Setelah dirotasi, (kursi jabatan) yang masih kosong nanti di-selter (seleksi terbuka), pokoknya tidak ada yang nonjob,’’ tegasnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#rotasi #Pemkab Mojokerto #gus barraa #mutasi