KOTA - Layanan Perumdam (PDAM) Maja Tirta Kota Mojokerto tak kunjung pulih. Molornya perbaikan pompa mengakibatkan pelanggan masih kesulitan air. Kondisi tersebut sudah terjadi selama sepekan lebih.
Gangguan distribusi air mulai dirasakan warga sejak akhir bulan lalu. Pasokan air ke rumah mereka tak lancar seiring adanya perubahan jam operasional. Jadwal antara air mengalir dan mati yang ditentukan PDAM pun kerap meleset sehingga warga tak bisa menandon.
Sasa, salah satu pelanggan di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, mengatakan kondisi tersebut masih berlangsung hingga kemarin (7/7). ’’Masih sama, airnya on-off,’’ keluhnya. Dirinya mengaku belum mendapat pemberitahuan terbaru dari Maja Tirta sampai kapan kondisi ini berlangsung.
Terakhir PDAM memberi pengumuman kepada seluruh pelanggannya terkait perubahan jam operasional distribusi air melalui media sosial pada 29 Juni lalu. Perubahan berlangsung seiring adanya perbaikan pompa intake. Hingga kini, pelanggan masih bertanya-tanya karena tak ada informasi kapan suplai air akan kembali normal.
Sebelumnya, Direktur Perumdam Maja Tirta Bambang Ribut Sugiatmono menyebut perbaikan pompa di bengkel diperkirakan tuntas dalam lima hari terhitung sejak Selasa (1/7). Artinya pasokan air kembali normal Sabtu (5/7). Namun, target tersebut tampaknya molor mengingat debit air masih belum lancar.
Dihubungi kemarin (7/7), Bambang mengakui distribusi air ke pelanggan masih mengalami gangguan. Menurutnya, saat ini pompa intake masih dalam proses perbaikan. Dia kembali berjanji pekan ini bakal tuntas. ’’Insya Allah dalam minggu ini sudah normal, mohon maaf atas ketidaknyamannya,’’ ucapnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi