Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Inspektorat Audit Proyek Strategis Daerah di Kabupaten Mojokerto

Khudori Aliandu • Rabu, 11 Juni 2025 | 16:15 WIB
MONITORING: Tim dari Inspektorat Kabupaten Mojokerto melakukan probity audit terhadap progres pengerjaan proyek rehabilitasi jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong.
MONITORING: Tim dari Inspektorat Kabupaten Mojokerto melakukan probity audit terhadap progres pengerjaan proyek rehabilitasi jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong.

Diawali pada Pengerjaan Rehab Jembatan Rp 13,5 Miliar

KABUPATEN - Inspektorat terus melakukan pengawasan melekat terhadap proyek rehabilitasi jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong sebesar Rp 13,5 miliar. Selain masuk proyek strategis daerah, sekaligus sebagai deteksi dini korupsi. 

Inspektur Kabupaten Mojokerto Poedji Widodo mengatakan Inspektorat terus melakukan pengawasan melekat terhadap pengerjaan proyek di lingkungan pemkab. Salah satunya terkait rehabilitasi jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong sebesar Rp 13,5 miliar. ’’Sebagai langkah pengawasan, kami secara berkala melakukan probity audit,’’ ungkapnya. 

Probity audit ini sangat diperlukan untuk memastikan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip-prinsip integritas, kebenaran, dan kejujuran. Audit ini untuk mencegah dan mendeteksi dini potensi penyalahgunaan pengadaan barang dan jasa. ’’Prinsipnya kami mengawal sejak perencanaan sampai pelaksanaan pengadaan untuk mencegah praktik korupsi. Sekaligus memastikan uang negara digunakan secara efisien dan efektif,’’ tegasnya. 

Menurutnya, pengawasan melekat atas proyek jembatan Talunbrak ini seiring dengan penetapan proyek strategis daerah sesuai SK Bupati Mojokerto. Sesuai SK nomor 188.45/806/HK/416-012/2024, proyek strategis daerah tahun ini ada sepuluh paket. Nilainya tembus Rp 43,3 miliar. Ketetapan ini sedianya sebagai upaya pemerintah melakukan percepatan pembangunan yang dianggap mampu memulihkan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat. ’’Dan kebetulan paket pengerjaan jembatan Talunbrak ini termasuk anggaran tertinggi dari sepuluh proyek strategis daerah yang ditetapkan,’’ jelas Poedji Widodo. 

Sesuai pagu, pembangunan Jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong tembus Rp 14,9 miliar. Disusul, pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,8 miliar. Rekonstruksi jalan ruas jalan Lengkong-Gondang sebesar Rp 6,5 miliar. Lalu ada peningkatan Bendung Wonokerto sebesar Rp 5,4 miliar. Pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo dan pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan masing-masing Rp 3 miliar dan Rp 2,5 miliar. Selanjutnya ada pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame-Dlundung Rp 1,2 miliar. 

Tak hanya itu, ada proyek pembangunan ruang kelas baru SDN Sooko 2 Rp 1,1 miliar dan TKNP II Kutorejo Rp 850 juta, serta pembangunan kantor Kelurahan Sawahan sebesar Rp 971 juta. ’’Jadi sebagaimana petunjuk Bapak Bupati, Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Internal Pemerintah harus memastikan semua paket pengerjaan ini sesuai prinsip 5T, tepat waktu, tepat mutu, tepat volume, tepat sasaran, dan tertib administrasi,’’ paparnya. 

Lebih lagi, pembangunan jembatan Talunbrak ini sangat selaras dengan misi bupati-wakil bupati Mojokerto yang ke-4, yaitu meningkatkan pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan di semua sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, dan mendukung akses sosial budaya serta pelestarian lingkungan. Sekaligus program 100 hari kerja. Program pengembangan wilayah perbatasan Mojokerto dengan wilayah sekitar. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Probity Audit #jembatan talunbrak #inspektorat #Pemkab Mojokerto #Proyek Strategis Daerah #dawarblandong mojokerto