Komitmen Pemkab Mojokerto Wujudkan Swasembada Pangan
TROWULAN - Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian menyatakan komitmennya mendukung swasembada nasional sebagaimana program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dukungan nyata ini selaras dengan berbagai program Pemkab Mojokerto lima tahun ke depan dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
’’Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus berkomitmen dan terus mendukung dalam upaya Swasembada Pangan, yang merupakan Asta Cita dari Bapak Presiden Republik Indonesia,’’ ungkap Wabup Rizal pada giat Rembuk Tani Bersama Wakil Menteri (Wamen) BUMN, yang digelar di Poktan Harapan Jaya, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Minggu (1/6).
Wujud komitmen itu sesuai dengan berbagai program yang tengah digeber Pemkab dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian tiap tahunnya. Seperti halnya pembangunan infrastruktur bendung, irigasi, dan normalisasi waduk yang menjadi program prioritas, termasuk penggunaan bibit unggul dan pemupukan seimbang.
’’Hasilnya, peningkatan produksi padi tahun 2023 dan tahun 2024 di Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren positif. Pada 2024, produksi gabah kering panen (GKP) kita mencapai 318.065 ton. Dan kami optimistis target pada tahun 2025 sebesar 319.821 ton akan bisa tercapai,’’ jelas Mas Rizal.
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, impian dan harapan Presiden Prabowo yang akan diwujudkan melalui misi swasembada pangan. Selain untuk mewujudkan ketahanan pangan dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045, swasembada pangan juga diperuntukkan kepada para petani agar kesejahteraannya meningkat dengan adanya kebijakan pemerintah pusat yang mendukung usaha pertanian.
’’Harapan Presiden, desa-desa pertanian ini maju, modern dengan mekanisasi dan kesejahteraannya meningkat. Ini usaha keras Presiden dengan kita semua, pertanian produktif, hasilnya melimpah. Dan ke depannya kita menjadi lumbung pangan dunia,’’ jelasnya.
Kegiatan Rembuk Tani bersama Wakil Menteri BUMN di Desa Bicak Trowulan ini merupakan wadah atau sarana untuk menampung aspirasi sekaligus berdiskusi, antara petani dengan para tokoh penyokong pertanian yang hadir. Hal ini ditunjukkan dengan hadirnya jajaran Forkopimda Mojokerto dan para stakeholder skala nasional, seperti jajaran Pimpinan Kementerian BUMN, jajaran Direksi PT Pupuk Indonesia, hingga jajaran Direksi Perum Bulog.
Sebelum acara Rembuk Tani dimulai, Wamen Kartika Wirjoatmodjo dan Mas Wabup, didampingi para stakeholder, juga berkesempatan menanam padi bersama para petani lokal. Hal tersebut merupakan salah satu wujud dukungan terhadap swasembada pangan nasional. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi