Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pengerjaan Enam Proyek Infrastruktur On Progress

Khudori Aliandu • Sabtu, 24 Mei 2025 | 15:50 WIB

LEBIH LEBAR: Ruas Jalan Bendung-Bantengan, Kecamatan Jetis, yang menjadi prioritas pembangunan tahun ini sudah tuntas dikerjakan.
LEBIH LEBAR: Ruas Jalan Bendung-Bantengan, Kecamatan Jetis, yang menjadi prioritas pembangunan tahun ini sudah tuntas dikerjakan.
 

Telan Anggaran Rp 31,5 Miliar, Memasuki Tahap Pengecoran  

 KABUPATEN – Pengerjaan enam paket proyek infrastruktur berupa jalan dan jembatan senilai Rp 31,5 miliar sejauh ini dinyatakan on progress. Bahkan, dua di antara ruas jalan yang menjadi prioritas sudah memasuki tahap pengecoran.

 Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pengerjaan enam paket proyek yang masuk gelombang pertama tahun anggaran 2025 ini memang terus digulirkan. Progresnya dinilai cukup baik. 

Bahkan, sejumlah paket di antaranya mulai tahap pengerjaan konstruksi utama. ”Dari enam paket proyek, sampai saat ini sudah ada dua ruas jalan yang masuk tahap pengecoran. Sedangkan lainnya masih pemadatan dan saat ini proses pengujian,” ungkapnya, kemarin (23/5).

 Dia menjelaskan, pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan, misalnya, ruas jalan senilai Rp 2,2 miliar dikerjakan PT Karya Sejati Utama ini sudah memasuki tahap betonisasi ruas jalan. Dengan menerjunkan alat berat, sejumlah pekerja tampak melakukan pengerjaan fisik pelebaran jalan. Hasilnya, saat ini diketahui telah menunjukkan perkembangan cukup signifikan.

 ”Progresnya yang di ruas Bantengan ini bagus, ada di angka 42 persen dari rencana 6,5 persen. Artinya, pengerjaannya plus 30 persen lebih,” tegas Rinaldi. Sesuai target, lanjut dia, proyek lanjutan tersebut bisa menuntaskan ruas jalan sepanjang 494 meter. ”Untuk lebarnya 4-5,5 meter dari sebelumnya hanya 3 meteran,” tandasnya.

 Pun demikian dengan pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,1 miliar yang dikerjakan CV Multi Cipta Anugrah. Progresnya juga menunjukkan perkembangan cukup bagus, bahkan menembus angka 24 persen dari target 18 persen. ”Untuk ruas jalan ini juga mulai tahap pengecoran. Kita targetkan pelebarannya sampai 6 meter dengan panjang 1,6 kilometer,” paparnya. 

Sebaliknya untuk tiga ruas jalan lain kini masuk tahap pemadatan. Di antaranya pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo senilai Rp 2,6 miliar dikerjakan CV Samaraz Cahaya Indah, sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5,5 meter. 

Lalu pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame-Dlundung senilai Rp 1,1 miliar dengan volume 335 meter x 5,5 meter. Selanjutnya ada rekonstruksi ruas jalan Lengkong-Gondang sebesar Rp 5,8 miliar digarap CV Syanam dengan target menuntaskan perbaikan jalan rusak 1,2 kilometer dan lebar 8 meter.  ’’Setelah hari ini dites, kepadatannya sesuai, kontraktor langsung bisa dilanjut bekesting untuk pengecoran,” imbuh Rinaldi. 

Sementara itu, untuk pembangunan Jembatan Talunbrak menelan anggaran sebesar Rp 13,5 miliar dan dikerjakan CV Sekar Arum juga dinyatakan on progress. Realisasinya saat ini telah mencapai 18 persen dari rencana 4,6 persen yang target mingguannya 18 persen. ”Setelah pemasangan pancang selesai, sekarang masuk tahap pemasangan sheet pile baja untuk pengaman abutmen jembatan,” pungkas Rinaldi. (ori/ris)

Editor : Hendra Junaedi
#kabupaten mojokerto #dpupr kabupaten mojokerto #pembangunan jalan #proyek infrastruktur