Dinas PUPR Percepat Pembangunan Infrastruktur
KABUPATEN - Pengerjaan enam paket jalan dan jembatan senilai Rp 31,5 miliar masuk tahap awal yang tengah digeber on progress. Bahkan, Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto memastikan ada 17 proyek infrastruktur lainnya segera menyusul untuk dilakukan percepatan pembangunan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pengerjaan enam paket proyek yang sudah lebih awal teken kontrak tahun anggaran 2025 terus berproses. Memasuki akhir April ini, pembangunan infrastruktur dengan total sebesar Rp 31,5 miliar itu memasuki tahap awal. ’’Kalau progres bagus, tetapi saat ini rata-rata masih masuk tahap awal pembangunan,’’ ungkapnya.
Pembangunan Jembatan Talunbrak sebesar Rp 13,5 miliar oleh CV Sekar Arum misalnya. Paket proyek bersumber dari dana pemerintah pusat sebagai penanganan pasca bencana di daerah ini tengah masuk pemasangan tiang pancang. ’’Konstruksi tiang pancang ini ditancapkan sedalam 22 meter. Juga dilindungi sheet pile sepanjang 15 meter untuk menjaga fondasi dari gerusan air sungai,’’ tegasnya.
Begitu juga dengan pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan Rp 2,2 miliar oleh PT. Karya Sejati Utama saat ini masuk tahap pengurukan sekaligus pembuatan penahan jalan. Ruas jalan ini sedianya akan dilebarkan menjadi 5,5 meter dari sebelumnya 3 meter. Dengan panjang 494 meter. Lalu, pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,1 miliar oleh CV Multi Cipta Anugrah. Saat ini ruas jalan sepanjang 1,6 kilometer dan lebar 6 meter tersebut masih tahap pengurukan. ’’Rekonstruksi ruas jalan Lengkong-Gondang Rp 5,8 miliar sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 8 meter saat ini masuk tahap pengurukan sisi timur dan pembangunan plengsengan sisi barat,’’ papar mantan kabag pembangunan setdakab ini.
Sebaliknya, pelebaran jalan Banjaragung-Balongmojo Rp 2,6 miliar dengan target 1,2 kilometer dengan lebar 5,5 meter dan juga tahap pengurukan, meski sejauh ini belum diratakan. Sedangkan untuk ruas jalan Ketapanrame-Dlundung Rp 1,1 miliar progresnya pemasangan gorong-gorong. ’’Ruas jalan menuju destinasi wisata ini kita lebarkan menjadi 5,5 meter dengan panjang 335 meter,’’ tuturnya.
Rinaldi mengungkapkan, melihat pengerjaan pada enam proyek ini sudah sesuai target mingguan yang sudah ditetapkan. Hanya saja, kesemuanya memang belum masuk termin pertama pembayaran lantaran item pengerjannya masih di bawah 30 persen. ’’Setelah proses pengurukan, baru dipadatkan dan masuk tahap pengujian. Kalau sudah masuk, baru tahap pengecoran. Jadi saat ini memang masuk tahap persiapan. Kalau masuk pengecoran, itu baru masuk itemnya,’’ bebernya.
Sebagai percepatan pembangunan daerah, dinas PUPR juga menargetkan segera menggeber belasan paket lainnya. Itu setelah sejumlah paket yang masuk pengadaan sudah tahap evaluasi penawaran. ’’Kita targetkan paling tidak, pertengahan Mei sudah masuk teken kontrak. Total ada 17 paket proyek infrastruktur jalan dan jembatan,’’ jelasnya.
Sebelumnya, Bupati Muhammad Albarraa meminta dinas PUPR agar mampu melaksanakan pengerjaan proyek dengan lancar dan memberikan hasil maksimal serta terbaik untuk masyarakat. Oleh karena itu tidak lupa pihaknya selalu Bupati Mojokerto dengan ini sekaligus memohon bantuan kepada tim pendamping kepolisian dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto untuk mendukung pelaksanaan pembangunan di bumi Majapahit. ’’Kami selaku pemerintah daerah akan selalu berupaya melaksanakan setiap proses pelaksanaan pekerjaan ini dengan akuntabel serta dilaksanakan dengan prinsip 5T, tepat waktu, tepat mutu, tepat volume, tepat sasaran dan tertib administrasi,’’ ungkapnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi