Cukup dengan Mengakses melalui Satu Platform Aplikasi
KABUPATEN – Pemkab Mojokerto melakukan pengembangan dan efisiensi aplikasi melalui Super Apps untuk kecepatan dan mempermudah mengakses layanan publik dalam satu platform. Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi berbeda yang justru menimbulkan kebingungan.
Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengungkapkan pentingnya peluncuran Super Apps sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik. Dengan harapan, masyarakat Kabupaten Mojokerto merasakan kemudahan dan kecepatan dalam mengakses layanan publik. ’’Super Apps ini memang sangat diperlukan, sehingga menjadikan kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Mojokerto lebih efisien dan terhubung,’’ ungkapnya.
Pemerintah juga menyiapkan sistem keamanan digital yang handal untuk melindungi data dan informasi pengguna. Sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan dengan aman dan cepat. ’’Kami ingin memastikan bahwa layanan publik dapat diakses di manapun dan kapanpun tanpa kesulitan. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk melayani masyarakat dengan lebih baik,’’ tandasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Mojokerto Nugraha Budhi Sulistya mengungkapkan, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan instan yang berbasis digital, pemerintah berkomitmen menghadirkan solusi yang memudahkan aksesibilitas.
Rencana ini sejalan dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018, yang mendorong integrasi layanan publik hingga ke tingkat desa. ’’Super Apps diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat akan akses cepat terhadap layanan. Seperti administrasi kependudukan, perizinan, pengaduan masyarakat, bantuan sosial, dan informasi publik,’’ paparnya.
Dengan fitur single sign-on, pengguna dapat masuk ke dalam aplikasi hanya dengan satu kali login menggunakan nomor induk kependudukan (NIK) atau identitas digital. ’’Jadi aplikasi ini untuk menyederhanakan pengalaman pengguna,’’ imbuhnya. Nugraha menyebutkan, Diskominfo Kabupaten Mojokerto akan memimpin pengembangan Super Apps, yang akan dihadirkan dalam bentuk aplikasi mobile dan website.
Setiap instansi pemilik layanan tetap akan mengelola sistem backend dan basis data mereka sendiri, sambil menyediakan API untuk koneksi dengan Super Apps. ’’Implementasi Super Apps akan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari layanan yang sudah siap secara teknis dan administratif, diskominfo akan melakukan identifikasi layanan yang potensial untuk diintegrasikan. Serta melakukan koordinasi teknis dengan instansi terkait dan pengujian layanan,’’ tegas kepala Bakesbangpol ini.
Sebagai bagian dari inisiatif digitalisasi, diskominfo juga telah mengembangkan platform e-office desa yang mencakup administrasi surat-menyurat digital, layanan surat keterangan warga, dan website desa. Ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pelayanan publik dari tingkat desa hingga kabupaten.
’’Pemerintah mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) dan desa untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem layanan digital yang efisien dan inklusif. Dengan mengidentifikasi layanan yang relevan, diharapkan banyak layanan yang terhubung dapat memudahkan kehidupan masyarakat Mojokerto,’’ pungkas Nugraha. (ori/ris)
Editor : Hendra Junaedi