Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Albarraa Pastikan Pelayanan Kesehatan Optimal dan Merata

Khudori Aliandu • Sabtu, 12 April 2025 | 15:15 WIB
JADI ATENSI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian melakukan monev bersama dengan dinas kesehatan pimpinan rumah sakit, serta para kapus di.
JADI ATENSI: Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa didampingi Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian melakukan monev bersama dengan dinas kesehatan pimpinan rumah sakit, serta para kapus di.

Monev UHC Prioritas Sekaligus Ajak Diskusi Kepala Puskesmas

KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa lansung tancap gas melakukan monitoring dan evaluasi (monev) bersama dengan para Kepala Puskesmas (Kapus) di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, kemarin (11/4). Langkah taktis ini mewujudkan pelayanan kesehatan optimal dan merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto seiring dengan diluncurkannya Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.

Dengan didampingi Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Gus Barra mengajak seluruh jajaran pimpinan lembaga pelayanan medis agar memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh pasien. Khususnya masyarakat Kabupaten Mojokerto. Imbauan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, berdasarkan data dari Pemkab Mojokerto, jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan Kabupaten Mojokerto telah menyentuh angka 1.141.807 jiwa atau mencapai angka 98,76 persen. Dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 80,81 persen atau sejumlah 922.689 peserta aktif.

’’Mari kita tingkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, karena pengaplikasian keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan sudah meningkat. Jadi saya mau tidak ada lagi warga yang mengeluh terkait penanganan kesehatan,’’ ungkap Bupati Albarraa saat memberikan arahan di Smartroom Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto, Jumat (11/4).

Lebih lagi, lanjut Gus Barra, belakangan media sosialnya akhir-akhir ini banyak dibanjiri keluhan tentang penanganan kesehatan kepada masyarakat. Utamanya setelah sebalumnya dilakukan peluncuran program UHC prioritas pada Selasa (9/4). Oleh karena itu, pihaknya meminta para pimpinan fasilitas kesehatan untuk selalu fokus dan optimal sesuai dengan tupoksinya masing-masing. ’’Tidak hanya di tingkat puskesmas, namun juga untuk fasilitas kesehatan yang lain. Seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), klinik kesehatan, maupun dokter praktek pribadi (DPP),’’ tandasnya.

Gus Barra mengaku tak main-main atas layanan dasar terhadap masyarakat ini. Bahkan, pihaknya mengancam akan turun langsung ke fasilitas kesehatan untuk mengonfirmasi kebenarannya jika ke depan terdapat keluhan masuk kepadanya. Khususnya keluhan terkait pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. ’’Nanti saya akan turun langsung ke faskes jika ada keluhan dari masyarakat, akan saya konfirmasi apa benar permasalahan yang dikeluhkan tersebut,’’ tegas Gus Bupati.

Selain memberikan arahan, monev yang digelar ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi diskusi yang membahas beberapa isu atau kendala yang terjadi. Turut hadir dalam monev ini Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat, Kepala Cabang BPJS Mojokerto Elke Winasari, Plt Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar dan RSUD R.A Basoeni, serta 27 Kepala Puskesmas Sekabupaten Mojokerto. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#BPJS Kesehatan #gus barra #Pemkab Mojokerto #Kepala Puskesmas #Monev