Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Proyek Jalan dan Jembatan di Mojokerto Dilanjutkan

Khudori Aliandu • Sabtu, 12 April 2025 | 15:10 WIB

DIGULIRKAN: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto menurunkan alat berat untuk mendukung percepatan pembangunan Jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, kemarin (11/4).
DIGULIRKAN: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto menurunkan alat berat untuk mendukung percepatan pembangunan Jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong, kemarin (11/4).
 

Terbagi dalam Enam Paket, Telan Anggaran Rp 31,5 Miliar

 KABUPATEN – Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto kembali melanjutkan percepatan pengerjaan enam paket proyek jalan dan jembatan senilai Rp 31,5 miliar. Pasca Lebaran, kini para pekerja mulai menggarap paket infrastruktur yang sedianya untuk mendukung akses perekonomian dan kawasan wisata agar lebih mulus dan lebar.

 Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin mengatakan, pengerjaan sejumlah paket proyek yang sudah berkontrak sejak 26 Februari lalu memang tengah digulirkan. Langkah itu sekaligus sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Mojokerto. ’’Semakin cepat dikerjakan, semakin cepat selesainya. Agar asas manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,’’ ungkapnya. kemarin.

 Menurut Rinaldi, setidaknya ada enam proyek yang kini tengah berjalan. Di antaranya, pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan dengan nilai kontrak Rp 2,2 miliar, dikerjakan PT Karya Sejati Utama proyek. Sekarang sudah memasuki tahap pengerjaan tembok penahan jalan (TPJ). Pelaksana juga sudah melakukan pengurukan di ruas jalan yang ditarget tuntas mencapai 494 meter dan lebar 4-5,5 meter.

 Di samping itu, pembangunan Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong juga dikebut. ’’Pada proyek ini kami sudah mulai turunkan alat berat untuk mendukung percepatan pembangunan,’’ tuturnya. Proyek jembatan bersumber dari dana hibah pemerintah pusat senilai Rp 13 miliar yang digarap CV Sekar Arum tersebut sekaligus sebagai langkah penanganan pasca bencana.

 Kemudian ada pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,1 miliar, dikerjakan CV Multi Cipta Anugrah. Sasaran pengerjaan mencapai 1,6 kilometer dan lebar 5,5-6 meter. Selanjutnya, pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo Rp 2,6 miliar digarap CV Samaraz Cahaya Indah. ’’Paket ini kita targetkan bisa memperbaiki jalan sepanjang 1,2 kilometer dengan lebar 5,5 meter,’’ tandasnya.

 Di samping itu, dinas PUPR juga menggarap pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame-Dlundung dengan nilai kontrak Rp 1,1 miliar, volumenya 335 meter x 5,5 meter. Rekonstruksi jalan ruas jalan Lengkong-Gondang menelan anggaran Rp 5,8 miliar. ’’Pengerjaan rata-rata ditargetkan tuntas dalam waktu 150-180 hari kalender,’’ pungkas Rinaldi. (ori/ris)

 

 

Editor : Hendra Junaedi
#jembatan talunbrak #proyek jalan dan jembatan #Pemkab Mojokerto #dawarblandong mojokerto #dinas pupr