Tekan Angka Kecelakaan dan Kemacetan
KABUPATEN - Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa melakukan pemantauan perbaikan jalur mudik dan libur Lebaran yang ada di wilayah Kabupaten Mojokerto, Sabtu (22/3). Pengecekan langsung ini menjadi komitmen pemerintah memastikan kesiapsiagaan jalur yang dilalui para pemudik.
’’Kami bersama bapak kepala dinas PUPR secara langsung melihat atau menginpeksi jalan-jalan yang berlubang, yang perlu kita aspal untuk kesiapan Lebaran,’’ ungkap Gus Barra.
Didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, ada sejumlah jalur mudik dan liburan yang tengah jadi fokus pengecekannya. Di antaranya ruas Jalan Niaga, Kecamatan Mojosari. Berikutnya peninjauan dilakukan di Ruas Purwojati-Trawas. Di sepanjang jalur ini, oranng nomor satu di lingkungan pemkab ini meminta dinas PUPR untuk melakukan tambal sulam agar sejumlah jalan yang bergelombang dan berlubang tak membahayakan pengguna jalan. ’’Selain untuk mengurangi angka kecelakaan, juga meningkatkan keselamatan dan mengantisipasi kemacetan para pengguna jalan,’’ tegasnya.
Pihaknya meminta OPD terkait terus geber perbaikan jalan seiring jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H. ’’Prinsipnya, kami pemerintah hadir untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang mudik Lebaran. Termasuk, saat berlibur di Kabupaten Mojokerto,’’ jelasnya.
Gus Barra menegaskan, ada beberapa ruas jalan yang perlu koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah lebih tinggi untuk penanganannya. Kendati begitu pihaknya memastikan tetap berupaya agar perbaikan segera dilakukan.
’’Kita akan terus berkoordinasi agar kita juga diperbolehkan melakukan pemeliharaan di jalan-jalan milik pemerintah pusat dan provinsi. Jadi, kita akan terus bersurat, tetapi kita masih menunggu jawabannya agar ketika ada masalah berlubang dan sebagainya di jalan nasional dan provinsi. Kita bisa ada dasar hukumnya untuk ikut melakukan pemeliharaan,’’ papar Gus Barra.
Seperti ruas jalan Ngoro-Mojosari dan Bangsal merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sementara itu, jalur Krian-Mojosari hingga Pacet adalah jalan provinsi yang berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurutnya, sejumlah langkah itu diambil sebagai bentuk kepedulian Pemkab Mojokerto terhadap keluhan masyarakat yang sering melintas di jalan-jalan tersebut. ’’Dengan perbaikan yang cepat dan tepat, diharapkan perjalanan masyarakat saat Lebaran nanti menjadi lebih aman dan nyaman,’’ tandasnya.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin menambahkan, Dinas PUPR terus geber perbaikan sejumlah ruas jalan. Khususnya di jalur alternatif antardaerah dan jalur wisata yang kerap dipadati pemudik selama mudik dan libur Lebaran nanti. ’’Perbaikan jalan ini sudah menjadi agenda rutin yang kami lakukan. Bahkan sudah kita mulai jauh hari, sejak Februari lalu,’’ ungkapnya.
Hanya saja, mendekati lebaran, perbaikan dilakukan secara masif. Setidaknya tujuh ruas jalan menjadi fokus utama tambal sulam aspal. Tujuh ruas jalan tersebut di antaranya, ruas Bagusan-Kalilamong, ruas Pacing-Pacet, ruas Pekukuhan-Ngoro, ruas Ngenok Watu-Besuk, ruas Lebaksono-Slepi, ruas Slepi-Trawas, dan ruas Kemlagi-Beratkulon.
Sejumlah titik yang aspalnya berlubang dan mengelupas ditambal dengan aspal baru. ’’Kita berharap dengan ruas jalan lebar dan bagus, pengguna jalan semakin nyaman dan aman saat melintas di Kabupaten Mojokerto. Termasuk saat berlibur di destinasi wisata kita,’’ pungkasnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi