Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bupati Mojokerto Gus Barra Geber Program 100 Hari, Salurkan Bansos Permakanan untuk Ratusan Anak dalam LKSA

Rizal Amrulloh • Jumat, 21 Maret 2025 | 15:00 WIB

Photo
Photo
 

KABUPATEN – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa dan Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian terus menggeber program 100 hari kerja.

Kali ini giliran menyalurkan bantuan sosial (bansos) permakanan beras sebanyak 7,7 ton kepada ratusan anak dalam asuhan lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) di wilayah Kabupaten Mojokerto. 

Bansos ini sekaligus wujud realisasi peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan keluarga sejahtera sebagaimana misi ke-3 yang diusung Gus Barra dan Mas Rizal, sapaan karib Muhammad Albarraa dan Muhammad Rizal Octavian. 

Secara simbolis, beras diserahkan langsung oleh Gus Barra-Mas Rizal kali pertama ke LKSA Muhammadiyah Cabang Gedeg dengan jumlah 43 anak.

Kemudian dilanjutkan di LKSA Al-Fattah dan Roudhotul Muttaqin dengan jumlah masing-masing 30 anak dan 85 anak.

 Dalam sambutannya, Gus Barra mengungkapkan, bahwa bantuan beras ini merupakan program kerja pemerintah daerah (pemda) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto.

Sekaligus menjadi bagian dari komitmen dan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang membutuhkan.

”Program bansos beras ini juga masuk program 100 hari kerja kami yang selaras dengan misi ke-3. Yakni, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat untuk mewujudkan keluarga sejahtera dengan program prioritas peduli PPKS (pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial),” ungkapnya.

Photo
Photo

 Gus Barra menegaskan, bansos ini tak lain merupakan tambahan permakanan bagi anak-anak yang bernaung dalam LKSA. Hal itu sebagai bentuk kepedulian pemda dalam meningkatkan kesejahteraan anak.

”Kami menyadari bantuan yang kami berikan ini masih belum mampu mencukupi kebutuhan anak-anak, namun setidaknya dapat meringankan beban LKSA dalam memenuhi kebutuhan dasar anak asuhnya,” tegasnya.

 Gus Barra menambahkan, bantuan yang disalurkan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

”Dan kita semua semoga selalu dalam lindungan Allah SWT,” harapnya. 

Sementara itu, Dinsos Kabupaten Mojokerto mencatat total terdapat 770 anak yang menjadi sasaran bantuan permakanan.

Masing-masing tersebar di 20 LKSA di bumi Majapahit. Bansos ini menjadi bukti kepedulian pemerintah yang selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Termasuk terhadap anak panti yang tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. 

”Kesemua penerima ini sudah kita lakukan validasi dan verifikasi menggunakan NIK (nomor induk kependudukan) agar bansos yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan asas manfaat,” tambah Kepala Dinsos Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Mardianto. 

Menurutnya, bantuan permakanan berupa beras ini sebagai tindak lanjut pemda dalam memberikan perhatian kepada anak-anak dalam asuhan LKSA. Setiap anak dijatah 10 kilogram (kg) beras. 

Sehingga, setiap LKSA menerima bantuan berveriatif sesuai dengan jumlah anak asuhnya. Try Raharjo menargetkan, penyaluran bantuan tersebut segera tuntas.

"Total sebanyak 7,7 ton beras yang kita salurkan untuk bantuaan permakanan kepada 20 lembaga LKSA di Kabupaten Mojokerto. Semoga bisa meringankan dan memberi manfaat,” paparnya. (ram/ris)

 

Editor : Hendra Junaedi
#bupati mojokerto #bansos #gus barra #program 100 hari kerja