KOTA - DPRD Kota Mojokerto menggelar serah terima jabatan (sertijab) sekaligus rapat paripurna penyampaian visi dan misi Wali Kota-Wakil Wali (Wawali) Kota Mojokerto periode 2025-2030, Rabu (5/3). Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa yang hadir langsung dalam prosesi tersebut berpesan agar program di pemerintah daerah diselaraskan dengan pemerintah provinsi, dan prioritas nasional.
Agenda sertijab tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dan menyerahkan kepemimpinan kepada Wali Kota-Wawali Kota Mojokerto Ika Puspitasari-Rachman Sidharta Arisandi untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada purna Pj Wali Kota Moh. Ali Kuncoro yang menajalankan tugas selama setahun dua bulan di Kota Onde-Onde. Dia juga mengapresiasi atas pencapaian pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto yang meningkat dari 2,79 pada 2023 menjadi 5,32 pada 2024. ’’Dalam setahun pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto kenaikannya 2,53 persen. Ini sebagai bagian yang saya ingin terus dibangun sinergisitas dengan wali kota dan wakil wali kota,’’ ungkapnya.
Khofifah menyampaikan, capaian tersebut juga tidak lepas dari sinergisitas dan kolaborasi dengan forkopimda dan stakeholder lainnya. Dalam kesempatan itu, gubernur juga berpesan untuk menyelaraskan program di daerah dengan Asta Cita di tingkat nasional. Sehingga, Khofifah berpesan agar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto harus seiring dengan RPJMD Jatim dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
Di samping itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menyelaraskan program hasil terbaik cepat (PHTC) atau quick win dari pemerintah provinsi dan pusat. ’’Program MBG (makan bergizi gratis) adalah quick win pertama. Saya minta itu juga di-break down di dalam quick win Kota Mojokerto supaya pemetaannya terang,’’ tandas dia.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan, telah mengintegrasikan program nasional maupun provinsi yang dituangkan dalam Panca Cita Kota Mojokerto 2025-2030. Dan, MBG menjadi salah satu program prioritas dalam 100 hari kerjanya. ’’Yang pertama adalah suksesi dalam program MBG,’’ ulasnya.
Sosok yang akrab disapa Ning Ita ini memaparkan, sasaran program MBG akan diperluas tidak hanya pada anak sekolah. Tetapi juga bakal menyasar warga lansia, khususnya yang kurang mampu atau kategori warga miskin. ’’Kemudian juga pada ibu hamil dan anak-anak stunting. Kita tahu kalau anak-anak stunting di Kota Mojokerto selama ini sudah menjadi sasaran pemberian permakanan gratis,’’ ulasnya.
Ketua DPRD Kota Mojokerto Ery Purwanti menyatakan, dewan akan terus mengawal eksekutif dalam rangka mewujudkan visi dan misi Wali Kota-Wawali Kota Mojokerto. ’’Jadi kita akan selalu bersinergi gotong-royong kerja sama untuk mewujudkan visi-misi pemerintah kota yang sudah disampaikan pada saat rapat paripurna,’’ tambahnya. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi