KABUPATEN - Sebanyak 22.192 warga prasejahtera di Kabupaten Mojokerto semringah. Kemarin, (26/2), mereka digelontor bantuan jutaan rupiah dari pemerintah pusat.
Ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) di antaranya menerima jatah dobel bersumber program sembako dan program keluarga harapan (PKH) dengan angka maksimal capai Rp 4,5 juta tiap penerima.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto mengatakan, Kementerian Sosial RI mulai menyalurkan bantuan kepada masyarakat kemarin (26/2). Bantuan uang tunai yang disalurkan melalui PT. Pos Indonesia ini ada tiga jenis. ’’Total sasaran penerima bantuan ini untuk 22.192 Keluarga penerima manfaat,’’ ungkapnya, kemarin.
Bantuan itu meliputi, program sembako, PKH, dan program PKH ditambah sembako. Penyaluran melalui mulai dilakukan kemarin (26/2) dan tuntas 4 Maret. Rinciannya, sebanyak 13.048 KPM program sembako, 6.935 KPM program PKH, dan 2.209 program PKH dan sembako. ’’Bantuan disalurkan tunai. Kalau nilainya bervariatif karena ada tiga jenis bantuan yang disalurkan,’’ jelasnya.
Bagi yang menerima program sembako dan PKH, mereka dipastikan bakal mendapat jumlah nominal lebih tinggi. Jika dikalkulasi pada angka maksimal bisa mencapai Rp 4,5 juta. Itu terdiri dari Rp 600 ribu untuk program sembako untuk jatah Januari, Februari, dan Maret serta Rp 3,9 juta untuk PKH.
’’Pemanfaatan program sembako ini untuk pembelian bahan yang memiliki kandungan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, dan atau vitamin dan mineral sesuai kebuthan masyarakat. Kalau PKH, lebih untuk meningkatkan taraf hidup anggota keluarga KPM seperti halnya akses pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan,’’ jelasnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi