Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ribuan Honorer Pemkab Mojokerto Berebut 427 Lowongan

Khudori Aliandu • Jumat, 24 Januari 2025 | 14:30 WIB
PRIORITAS: Ratusan PPPK fungsional guru dan tenaga kesehatan menerima SK pengangkatan di lingkungan Pemkab Mojokerto pada April 2024. Tahun ini pemda kembali membuka rekrutmen PPPK tahap dua.
PRIORITAS: Ratusan PPPK fungsional guru dan tenaga kesehatan menerima SK pengangkatan di lingkungan Pemkab Mojokerto pada April 2024. Tahun ini pemda kembali membuka rekrutmen PPPK tahap dua.

Seleksi PPPK Tahap Dua, Formasi Nakes dan Guru Ketat

KABUPATEN - Pendaftar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap dua yang dibuka Pemkab Mojokerto membludak tembus 2.140 orang.  Dari tiga formasi prioritas, paling banyak didominasi pelamar tenaga teknis.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mojokerto Tatang Marhaendrata, mengatakan, pendaftar rekrutmen PPPK tahap dua di lingkungan pemkab membeludak. Dari total 427 lowongan yang dibuka, pendaftar yang masuk capai ribuan orang. ’’Setelah pendaftaran ditutup, pelamar PPPK tahap dua kali ini semakin banyak capai 2.140 orang,’’ ungkapnya.

Jumlah ini meningkat dari pendaftar pada tahap satu di angka 1.540 pelamar. Sesuai data, pelamar paling banyak pada formasi tenaga teknis mencapai 1.554 orang dari 103 lowongan. Sehingga, kata Tatang, pada seleksi kali ini dipastikan persaingan semakin ketat. Begitu juga persaingan pada formasi tenaga kesehatan juga ketat. Sebab pelamar juga lebih banyak dibandingkan jumlah lowongan yakni 306 orang dari 124 kursi yang dibutuhkan. Lalu pelamar guru ada 280 orang dari 200 formasi yang dibuka. ’’Paling banyak pelamar memang tenaga teknis, kalau dirata-rata satu formasi bersaing dengan 15 pelamar,’’ tegas Tatang.

Peningkatan ini salah satunya disebabkan semakin longgarnya syarat seleksi calon aparatur sipil negara (ASN) tersebut. Data pelamar tidak harus sudah masuk di database badan kepegawaian nasional (BKN) sebagaiamana yang harus dipenuhi pada pelamar di tahap satu. ’’Kategori pelamar yang bisa mengikuti seleksi PPPK saat ini pokoknya memiliki masa dan aktif kerja di lingkungan pemda minimal dua tahun terakhir secara terus menerus,’’ tandasnya.

Tak hanya itu, juga berpeluang untuk guru non-ASN yang aktif mengajar di sekolah negeri dan terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) kementerian pendidikan paling sedikit dua tahun. Selain itu, lulusan pendidikan profesi guru (PPG) mulai angkatan 2022 yang terdaftar pada pangkalan data kelulusan PPG di kementerian pendidikan. ’’Selain itu, diperbolehkan bagi mereka non-ASN yang terdata di BKN yang tidak lolos pada rekrutmen CPNS ataupun PPPK tahap satu,’’ tegasnya.

Pihaknya menyebutkan angka ini belum final. Saat ini panitia seleksi daerah masih melakukan tahap verifikasi dan validasi berkas pelamar yang dimungkinkan ada ketidak sesuaian sebagaimana yang dipersyaratkan. Sesuai jadwal paling akhir pengumuman hasil seleksi administrasi pada 18 februari. Jadi saat ini masih proses verval,’’ pungkasnya. Ratusan lowongan PPPK tersebut memang sesuai dengan usulan sebelumnya. Semangatnya memang untuk menuntaskan pengangkatan honorer. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#honorer #Pemkab Mojokerto #pppk