Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Proyek Strategis Daerah 2025 Tembus Rp 43,3 Miliar

Khudori Aliandu • Rabu, 25 Desember 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi proyek. (dok JawaPos.com)
Ilustrasi proyek. (dok JawaPos.com)

Terbagi Sepuluh Paket di Dua OPD
KABUPATEN - Pemkab Mojokerto menetapkan sepuluh proyek strategis daerah di 2025 untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Senilai total Rp 43,3 miliar, pekerjaan fisik ini menyasar paket jalan, jembatan, bendung, perkantoran hingga pembangunan sekolah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko mengatakan, proyek strategis daerah APBD 2025 jumlahnya tidak sebanyak 2024 yang mencapai 11 proyek dengan pagu total Rp 63,383 miliar. ’’Pada 2025, paket proyek strategi daerah tetap ada, nilai pagu totalnya sebesar Rp 43,3 miliar dengan jumlah sepuluh paket pekerjaan,’’ ungkapnya.
Penetapan proyek strategis itu sesuai dengan keputusan Bupati Mojokerto nomor 188.45/806/HK/416-012/2024 tentang Paket Strategis Tahun Anggaran 2025. Hal itu sebagai upaya pemerintah melakukan percepatan pembangunan yang dianggap mampu memulihkan dan menumbuhkan ekonomi masyarakat. Dari sepuluh paket, paling jumbo ada pada pembangunan Jembatan Talunbrak, Desa Talunblandong, Kecamatan Dawarblandong sebesar Rp 14,9 miliar. ’’Proyek ini anggarannya hibah dari pemerintah pusat sebagai penanganan pasca bencana did aerah,’’ tegasnya.
Kemudian, pelebaran jalan menuju standar ruas Kepuhanyar-Ngimbangan sebesar Rp 6,8 miliar. Rekonstruksi jalan ruas jalan Lengkong-Gondang sebesar Rp 6,5 miliar. Lalu, ada peningkatan Bendung Wonokerto sebesar Rp 5,4 miliar. Pelebaran jalan menuju standar ruas Banjaragung-Balongmojo dan pelebaran jalan menuju standar ruas Bendung-Bantengan masing-masing Rp 3 miliar dan Rp 2,5 miliar.
Selanjutnya, pelebaran jalan menuju standar ruas Ketapanrame-Dlundung Rp 1,2 miliar. Tak hanya itu, ada proyek pembangunan ruang kelas baru SDN Sooko 2 Rp 1,1 miliar dan TKNP II Kutorejo Rp 850 juta, serta pembangunan kantor Kelurahan Sawahan sebesar Rp 971 juta. ’’Prinsipnya, sama dengan tahun sebelumnya, penetapan proyek strategis ini untuk mendukung terwujudnya visi misi kepala daerah. Khususnya di misi ke-4 pemerataan dan perluasan pembangunan infrastruktur di semua sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sosial budaya dan pelestarian lingkungan,’’ papar Teguh.
Sepuluh paket itu tersebar di dua OPD pengampu. Masing-masing dinas PUPR sebanyak delapan paket dan dua paket oleh dinas pendidikan. Sebagai percepatan pembangunan, Teguh mengungkapkan, sudah ada lima proyek dengan pagu Rp 20 miliar masuk pengadaan dini pada Desember ini. ’’Dan kita pastikan saat ini kelima paket juga sudah berproses di e-katalog konstruksi dan sudah ada pemenangnya sebelum tutup tahun,’’ tegasnya.
Sejumlah proyek yang lelang lebih awal ini memang kelengkapannya sudah disiapkan. Seperti halnya Detail Engineering Design (DED) yang disiapkan lebih awal melalui anggaran yang diploting di P-APBD 2024. ’’Karena sifatnya stratregis daerah, proyek-proyek ini masuk dalam pengawasan melekat aparat penegak hukum, seperti kejaksaan. Tujuannya agar anggaran yang diploting ini benar-benar tepat sasaran dan tepat mutu. Termasuk, peruntukannya juga sesuai aturan yang berlaku,’’ jelasnya. (ori/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#Pemkab Mojokerto #proyek