Lalin Mojokerto-Pasuruan Tersendat
BANGSAL - Jalan Raya Mojokerto - Pasuruan, Desa Tawangsari, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, mendadak ambles, Kamis (12/12) pagi. Munculnya lubang mengaga di atas jembatan saluran gorong-gorong ini mengakibatkan lalu lintas jalan nasional tersendat.
Abdul Rahman, warga setempat, menerangkan, amblesnya jalan ruas jalan Mojosari-Kota Mojokerto ini semakin parah sekitar pukul 04.30, Kamis (12/12). Itu setelah sejumlah kendaraan melintas tepat di atas lubang menganga tersebut. ’’Jalan rusak ini setelah ada Mobil Toyota Innova warna hitam jalan dari arah Mojosari. Tiba-tiba terdengar suara keras, blengg, begitu. Ternyata ban sisi kiri depan dan belangnya rusak karena ini,’’ ujarnya di lokasi, Kamis (12/12).
Jalan ambles pada ruas Mojosari-Kota Mojokerto ini membuat lubang menganga sekitar 80x100 cm dengan kedalaman sekitar 3 meter. Tepat di atas jembatan gorong-gorong yang dimensinya sekitar 2,5 x 7 meter. Rahman menyebut, sebelum kejadian jalan sudah retak-retak dan bergelombang. ’’Di dalamnya (lubang) tidak ada apa-apa. Nggak ada semennya, jadi rapuh,’’ terang pria 64 tahun ini.
Menurutnya, kejadian serupa pernah terjadi setahun lalu meski tidak sampai menimbulkan korban pengguna jalan dan telah diperbaiki. Namun, lanjut Rahman, derasnya debit air saluran irigasi tersebut dimungkinkan menggerus struktur jembatan hingga memicu jalan ambles. ’’Kemungkinan struktur yang bawah nggak kuat. Sebelumnya sempat kita lihat, bata merah itu sudah menggantung,’’ urainya.
Agar tidak menimbulkan kecelakaan, warga langsung memasang sejumlah penanda di sekitar titik jalan ambles tersebut. Dia berharap agar pihak terkait membangun total jembatan tersebut agar kejadian serupa tak terulang. ’’Kita pasang pohon pisang (pada lubang), biar kendaraan yang lewat itu tahu kalau ada lubang,’’ tandas lansia ini.
Munculnya lubang menganga ini mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Nasional Mojokerto - Pasuruan tersendat. Mengantisipasi terjadinya kemacetan, petugas kepolisian disiagakan di lokasi untuk mengatur lalu lalang kendaraan. ’’Sekitar pukul 06.00 kami lakukan sejumlah pola pengaturan lalu lintas. Awalnya kita lakukan bergantian dari arah barat dan timur, namun semakin lama karena kepadatan lalu lintas semakin panjang, kami berlakukan contraflow,’’ ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Ipda Beni Hermawan, di lokasi.
Selain itu, lanjutnya, penanganan sementara telah dilakukan BBPJN Jatim - Bali dengan memasang pelat baja sekitar 2x1 meter setebal 1 sentimeter tepat di atas lubang. ’’Ini dilakukan untuk menunggu ketersediaan box culvert. Kita usahakan hari ini. Dan pengerjaannya nanti malam,’’ tukas Beni. (vad/fen)
Editor : Hendra Junaedi