Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata
DINAS Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Mojokerto terus mengembangkan layanan pariwisata yang lebih modern dengan memanfaatkan teknologi digital. Di antaranya dengan menggagas inovasi Tourism Information Center (TIC).
Aplikasi berbasis website ini tak sekadar sebagai rujukan wisata digital, tetapi juga menjadi tour guide untuk jelajahi destinasi wisata di Kota Mojokerto. Dengan mengakses TIC ke laman https://tic.mojokertokota.go.id/, maka terdapat berbagai fitur yang akan memandu pelancong ke sejumlah tempat daya tarik wisata (DTW). ’’Selain memperkenalkan destinasi wisata, pada aplikasi TIC juga menyajikan informasi lengkap terkait daya tarik wisata yang ada di Kota Mojokerto,’’ tandas Plt Kepala Disporapar Kota Mojokerto Rachmi Widjajati.
Dalam fitur menu tourism misalnya, pengunjung dapat memilih untuk menjelajahi destinasi di Kota Onde-Onde. Antara lain terdapat sejumlah DTW yang dikelola Pemkot Mojokerto seperti Pemandian Sekarsari dan Taman Bahari Mojopahit yang kini sedang tahap penyelesaian pembangunan.
Selain itu, juga terdapat destinasi lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Meliputi kompleks Alun-Alun Wiraraja dengan area kuliner halal Skywalk Mojopahit. ’’Di dalam TIC juga terdapat fitur yang memudahkan pengunjung untuk memilih kategori wisata,’’ paparnya.
Untuk kategori sejarah dan budaya, di Kota Mojokerto terdapat sejumlah destinasi bernilai historis yang bisa dikunjungi. Yakni SDN Purwotengah dan SMPN 2 Mojokerto yang merupakan tempat mengenyam pendidikan dari Presiden pertama RI Soekarno. Termasuk Museum Gubug Wayang yang menyimpan koleksi wayang Tanah Air.
Sedangkan untuk kategori religi, terdapat beberapa tempat ibadah yang membuka kunjungan wisata. Meliputi Masjid Agung Al Fattah, Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) atau Kelenteng Hok Sian Kiong, hingga Gereja Baptis Indonesia Pertama (GBIP). ’’Masing-masing destinasi dapat dilihat keterangan titik lokasinya hingga fasilitas yang ada di dalamnya,’’ ulas Rachmi.
Bahkan, TIC juga menghadirkan fitur virtual tour. Disporapar telah membuat tayangan konten di masing-masing destinasi yang dapat dijelajahi secara digital. Selain daya tarik wisata, juga terdapat rekomendasi sarana transportasi serta akomodasi. Meliputi lokasi stasiun, terminal hingga tempat perhotelan maupun home stay. ’’Juga terdapat fitur kuliner untuk memudahkan wisatawan untuk menikmati makanan khas Kota Mojokerto maupun berbelanja oleh-oleh untuk buah tangan,’’ pungkas dia.
Antara lain terdapat Depot Anda, Warung Sekar Sari, Sate Jamil, hingga Onde-Onde Bo Liem. Sementara untuk produk kriya terdapat di Pusat Grosir Sepatu (PGS) dan Sentra IKM Batik Maja Bharama Wastra maupu perajin lokal Batik Erna dan Batik Sofia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi