DLH Kota Mojokerto juga menggulirkan inovasi Revitalisasi Aset Taman. Sejumlah sudut taman yang menjadi landmark kota dipoles untuk mempercantik perwajahan Kota Mojokerto.
Kepala DLH Kota Mojokerto Amin Wachid, revitalisasi dilakukan dengan menambah sentuhan ornamen dan penerangan. ’’Aset-aset taman milik Pemkot Mojokerto yang ada di sudut-sudut kota kita revitalisasi untuk mengubah lanskap atau pemandangan Kota Mojokerto menjadi lebih cantik dan indah,’’ ungkapnya.
Di antaranya yang disentuh revitalisasi adalah di taman pada monumen Kapal Majapahit di simpang empat Sekarputih, Kecamatan Magersari. Di area yang menjadi pintu gerbang menuju Kota Mojokerto ini kini tampak lebih estetik dengan penambahan tanaman dan penataan taman. ’’Revitalisasi kami lakukan dengan teknik mempercantik taman dengan penambahan bunga, batu karang, dan pengecatan ulang,’’ tandasnya.
Langkah serupa juga dilakukan pada taman pada Monumen Patung R. Wijono atau di depan Pusat Grosir Sepatu (PGS) Kota Mojokerto. Demikian juga dengan sudut taman di area Pemandian Sekarsari dan simpang tiga Jalan Bhayangkara-Jalan KH Wachid Hasyim, serta Taman Onde-Onde di simpang tiga Penarip.
Termasuk Rumah Pompa Air di Jalan Pahlawan yang juga dipoles dengan corak lukisan dinding dan aksesori penerangan. ’’Di atas rumah pompa kami pasang lampu taman dari batu agar tetap tampak menarik saat malam hari,’’ ulasnya.
Revitalisasi juga dilakukan di sudut-sudut taman kota yang lainnya. Meskipun, sebut Amin, aset-aset tersebut sedianya dinaungi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berbeda. Namun, demi menambah kenyamanan masyarakat maupun wisatawan, maka pembenahan dilakukan secara merata. (ram/fen)