Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Progres Proyek Strategis Kota Minus, Minta Rekanan Kebut Pekerjaan

Rizal Amrulloh • Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:40 WIB

KAWAL PEKERJAAN: Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo memanggil rekanan pelaksana, pengawas, serta OPD pengampu proyek strategis dalam rapat evaluasi di ruang command center, Senin (21/
KAWAL PEKERJAAN: Sekretaris Daerah Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo memanggil rekanan pelaksana, pengawas, serta OPD pengampu proyek strategis dalam rapat evaluasi di ruang command center, Senin (21/


KOTA - Menginjak triwulan akhir, sebagian proyek strategis tahun 2024 di Kota Mojokerto mengalami progres pekerjaan minus. Kemarin (21/10), Pemkot Mojokerto memanggil seluruh rekanan dan organisasi perangkat daerah (OPD) pemangku proyek strategis untuk melakukan percepatan pekerjaan agar tidak molor di akhir tahun.
Para kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga pejabat pembuat komitmen (PPK) dikumpulkan di ruang Command Center, Balai Kota Mojokerto, siang kemarin. Pertemuan yang dipimpin Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo tersebut dilakukan dalam rangka mengevaluasi progres pekerjaan dari sepuluh proyek strategis. ’’Sebetulnya ini kan evaluasi rutin. Artinya untuk proyek-proyek strategis itu harus kita kawal betul pelaksanaannya,’’ ungkap Gaguk ditemui usai rapat, Senin (21/10).
Terutama terkait dengan progres pekerjaan fisik. Dari forum tersebut, sebut Gaguk, sejumlah paket proyek diketahui belum mampu memenuhi target. ’’Tadi ada beberapa yang posisinya minus. Sehingga kita membangun komitmen bersama dengan pelaksana untuk mengejar ketertinggalan itu,’’ ungkapnya.
Salah satu yang diinstruksikan untuk dilakukan percepatan adalah pekerjaan pembangunan kamar jenazah di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. Kontraktor proyek yang diplot dengan total pagu anggaran Rp 4,4 miliar ini diminta untuk dikebut dalam sepekan ke depan. ’’Tentu tujuannya untuk mengurangi ketertinggalan itu,’’ papar dia.
Selain itu, beberapa proyek strategis lainnya juga mendapat atensi yang sama. Karenanya, Gaguk juga meminta komitmen dari rekanan pelaksana, pengawas, dan PPK untuk mendongkrak progres pekerjaan dengan berbagai macam upaya. ’’Ada yang mendatangkan material, menambah tenaga kerja, lembur, dan ada yang dikejar dengan pekerjaan lain. Semua kita tuangkan dalam sebuah komitmen,’’ tutur dia.
Masing-masing di-deadline seminggu ke depan untuk meningkatkan persentase pekerjaan. Gaguk menyebut, pihaknya akan kembali memanggil para pemangku proyek strategis untuk memaparkan capaian progres. ’’Nanti Senin (28/10) kita akan tagih komitmennya,’’ pungkasnya.
Sementara itu, Kabag Pengadaan Barang/Jasa dan Pembangunan Setdakot Mojokerto Febri Emayanti menambahkan, total terdapat sepuluh proyek strategis yang mendapat pengawalan langsung dari Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro. Sehingga, progres pekerjaannya dipantau rutin seminggu sekali. ’’Arahan dari Pak Pj jangan sampai akhir tahun ada yang tidak selesai,’’ imbuhnya.
Selain pembangunan kamar jenazah, pekerjaan yang masuk proyek strategis meliputi revitalisasi sentra alas kaki yang dianggarkan sekitar Rp 12,6 miliar. Selanjutnya juga ada pekerjaan lanjutan Taman Bahari Mojopahit (TBM) dengan pagu Rp 10,9 miliar; pengembangan gedung gayatri RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo senilai Rp 6,5 miliar; serta pembangunan gedung penunjang Galeri Soekarno sebesar Rp 2,8 miliar.
Berikutnya juga terdapat pembangunan kantor Kecamatan Kranggan Rp 6,4 miliar, peningkatan Jalan Cancer Rp 6 miliar, pembangunan fasilitas umum di Kolam Retensi Rp 4,7 miliar, rehabilitasi kantor Kelurahan Sentanan Rp 2 miliar, serta prasarana Gelora A. Yani Rp 870 juta. ’’Dengan monev dan pengawasan rutin ini harapannya semunya bisa on the track," pungkas Febri. (ram/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#proyek strategis #Kota Mojokerto