Disbudporapar: Anggaran Terbatas, Perbaikan Belum Menyeluruh
KABUPATEN - Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto memperbaiki sejumlah destinasi wisata yang dikelola. Selain membuat peziarah Troloyo kian nyaman atas dibangunnya selasar, pemda juga poles dua objek wisata untuk menambah kenyamanan wisatawan.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto Norman Handhito mengatakan, tahun ini sejumlah destinasi wisata diperbaiki. ’’Jadi selain selasar di wisata religi Troloyo, kami juga melakukan sentuhan perbaikan untuk wisata Ubalan Water Park dan pembangunan di kolam VVIP air panas,’’ ungkapnya.
Perbaikan masih berproses secara umum tinggal sentuhan finishing-nya saja. Itu agar destinasi wisata plat merah itu bisa kian cantik. ’’Setidaknya, wisatawan bisa dibuat semakin nyaman saat berlibur ke destinasi kita. Karena sejumlah sarana dan prasarana kita lengkapi,’’ tegasnya.
Ubalan Water Park di Kecamatan Pacet disuntik anggaran Rp 423 juta. Sarpras yang dibangun mulai pagar Mojopahitan, rehabilitasi 10 stan pedagang di dalam kawasan wisata, hingga perombakan foodcourt di bukit atas kolam menjadi penginapan. ’’Banyaknya pengunjung yang menggelar outbond membuat kami harus konsentrasi untuk memberikan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Jadi, foodcourt kita rombak menjadi penginapan,’’ tuturnya.
Dengan keterbatasan anggaran, Norman mengungkapkan, perbaikan dan pemenuhan kelengkapan sebagai daya tarik wisatawan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh. Melainkan dilakukan bertahap sesuai kemampuan anggaran. Seperti terkait kelengkapan kasur dan lainnya. ’’Saat ini kita juga tengah menyelesaikan masalah parkir. Sudah dibahas OPD terkait yang membidangi,’’ jelasnya.
Disbudporapar juga melengkapi sarpras di kolam air panas VVIP yang berada di kawasan Wana Wisata Padusan. Lantaran bangunan kolam di sebelah penginapan Bobocabin itu selama ini mangkrak karena keterbatasan anggaran gara-gara sulitnya mendapatkan sumber air panas alami. ’’Kemarin sudah sempat kita uji coba. Sekarang sedang kita evaluasi, karena ada beberapa hal yang perlu kita lakukan sentuhan lagi terkait air panasnya,’’ tandasnya. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi