KABUPATEN - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Mojokerto berakhir. Panita seleksi daerah pun mencatat ada sebanyak 1.724 yang submit dari total 1.852 pendaftar yang memilih instansi di lingkungan pemkab. Sementara ratusan lainnya dinyatakan gugur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, menegaskan, jumlah pelamar rekrutmen CPNS di lingkungan Pemkab Mojokerto sudah final. Kemarin, panselda mencatat tidak semua pelamar yang memilih instansi di lingkungan pemkab menuntaskan pendaftarannya.
’’Dari total 1.852 pendaftar, ternyata tidak semua submit. Jumlah pendaftar yang tidak menyelesaikan pendaftarannya sebanyak 7 persen. Artinya, yang submit sebanyak 93 persen atau 1.724 pelamar,’’ ungkapnya.
Ketua panitia seleksi daerah (panselda) ini menegaskan, sesuai progres seleksi administrasi pengadaan PNS tahun anggaran 2024 per kemarin (11/9) pukul 16.00, diketahui ada 128 pelamar yang tidak submit.
Teguh tidak tahu pasti, apa yang menjadi persoalan ratusan pelamar tidak menuntaskan pendaftarannya hingga pendaftarannya ditutup pada Selasa (10/9).
Yang pasti, pihaknya menyebutkan, hal itu dikarenakan pendaftar tidak submit hingga batas akhir pukul 23.59. Sumbit tersebut dilakukan ke laman Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara - Badan Kepegawaian Negara (SSCASN-BKN) 2024.
Sehingga, mereka secara otomatis dinyatakan gugur sebelum bertanding. ’’Ya otomatis. Pelamar yang memilih di instansi kita sebanyak 128 orang ini gugur. Tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,’’ tegasnya.
Sejak awal, pemda sudah mengingatkan kepada para calon pelamar untuk tidak mendaftar pada akhir waktu pendaftaran.
Bahkan, imbauan tersebut juga kembali ditekankan pada pengumuman perpanjangan berakhirnya pendaftaran sebelumnya. Sebab, hemat Teguh, kondisi itu cukup berpotensi terjadinya kegagalan saat menyelesaikan proses pendaftaran.
’’Jadi, beberapa kali kami sudah sampaikan itu. Karena bisa jadi saat mendaftar di akhir-akhir waktu itu server-nya berpotensi down. Tetapi apakah karena persoalan itu mereka yang tidak submit, kita juga tidak tahu. Bisa jadi, juga karena berkas persyaratannya belum lengkap,’’ paparnya.
Menurutnya, dengan berakhirnya masa pendaftaran, kini panselda fokus melakukan seleksi administrasi. Sesuai jadwal diperpanjang sampai 17 September 2024. Hasil seleksi bakal diumumkan pada 14-19 September. ’’Setelahnya masuk masa sanggah pada 20 sampai 22 September,’’ tuturnya.
Pada rekrutmen tahun ini, pemkab membuka 108 formasi. Terdiri tenaga kesehatan 19 formasi dan 89 formasi tenaga teknis.
Dari formasi tenaga teknis itu, ada 21 formasi di antaranya untuk tenaga penata kelola sistem dan teknologi informasi. Dan, pamong pemerintah sebanyak 18 formasi.
Ketentuan rekrutmen kali ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN hingga Keputusan Menpan RB Nomor 344 Tahun 2024 tentang PNS Kompetensi Dasar Tahun Anggaran 2023 Dalam Pengadaan Pegawai Negeri Sipil TA 2024. (ori/fen)
Editor : Hendra Junaedi