KOTA - Pemkot Mojokerto secara bertahap mengonversi seluruh lampu penerangan jalan umum (PJU) dari jenis merkuri ke LED. Selain lebih terang, jenis lampu sorot putih ini diklaim tak boros daya sehingga hemat biaya listrik. Hingga kini proses penggantian setidaknya telah menyentuh 35 ruas jalan.
Kabid Lalu Lintas Dishub Kota Mojokerto Imam Syafi’i mengatakan pengalihan PJU berlangsung sejak 2021.
Bohlam SON-T dengan warna kuning yang umum digunakan untuk luar ruangan kini diganti dengan jenis LED. ’’Kami ganti secara bertahap menyesuaikan anggaran,’’ jelasnya, kemarin.
Targetnya, semua ruas jalan akan diganti dengan lampu berwarna putih itu. Tak hanya jalan utama, konversi juga menyasar jalur di pinggiran kota. ’’Sampai sekarang sudah ada mungkin 35 ruas jalan yang kami ganti,’’ bebernya.
Imam mengatakan, Jalan Ir Soekarno yang menjadi jalur utama menuju wisata Taman Bahari Mojopahit (TBM) juga akan dipasangi lampu dengan daya 120 watt ini. Anggaran sebesar Rp 600 juta disiapkan untuk menerangi ruas jalan baru antara Balongcangkring-Rejoto itu. Rencananya, ada 40 unit PJU bergaya Majapahitan yang akan dipasang.
Menurutnya, penggantian jenis lampu dilakukan lantaran pertimbangan efisiensi. Jenis LED disebut lebih hemat secara daya maupun biaya listrik. Secara keterangan, teknologi baru ini lebih ngejreng dibanding yang merkuri.
’’Yang sebelumnya boros dan kurang terang, kalau LED ini lebih awet, terang, dan perawatannya mudah,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi