Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dianggap Mengganggu, Jalan Ir Soekarno di Kecamatan Prajurit Kulon Tetap Steril PKL

Rizal Amrulloh • Senin, 12 Agustus 2024 | 13:45 WIB
LENGANG: Pengendara saat melintas di ruas Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto yang telah streril dari aktivitas perdagangan, kemarin.
LENGANG: Pengendara saat melintas di ruas Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto yang telah streril dari aktivitas perdagangan, kemarin.

KOTA - Pemkot Mojokerto menegaskan ruas jalan Ir Soekarno di Kecamatan Prajurit Kulon tetap steril dari aktivitas perdagangan. Komitmen itu dilakukan untuk memastikan kelancaran akses dan fungsi jalan menuju Taman Bahari Mojopahit (TBM).

Hal tersebut diungkapkan Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro. Menurutnya, Pemkot Mojokerto tetap menegakkan regulasi dengan memberlakukan sterilisasi di ruas Jalan Ir Soekarno.

Sejak diterapkan 31 Agustus lalu, hingga kini sepanjang Balongcangkring-Rejoto itu dilarang untuk kegiatan berjualan.

’’Bahwa di sana (Jalan Ir Soekarno, Red) itu sudah muncul sebuah sentra ekonomi baru memang iya. Tetapi kan tidak pada tempatnya,’’ terangnya.

Diakuinya, beberapa perwakilan PKL ada yang memintanya untuk diizinkan membuka lapak di lokasi yang dikenal dengan tempat nyore itu. Namun, sosok yang akrab disapa Mas Pj ini menyebut belum bisa untuk mengakomodirnya.

Sebab, jalur alternatif Mentikan-Pulorejo yang dibangun dengan nilai kontrak Rp 5,2 miliar pada 2023 ini berfungsi sebagai jalan raya. Sehingga, segala bentuk aktivitas perdagangan dilarang sebagaimana diatur dalam Perda Kota Mojokerto 3/2021 tentang Penyelenggaraan Toleransi, Ketenteraman Umum serta Perlindungan Masyarakat.

’’Jadi tetap streril,’’ tuturnya. Terlebih, di sepanjang jalan berbahan paving ini juga tidak tersedia bahu jalan maupun jalur pedestrian. Sehingga, keberadaan PKL akan mengganggu fungsi jalan dan menghambat arus lalu lintas.

Terlebih, Jalan Ir Soekarno kini juga menjadi akses utama untuk kendaraan proyek yang melakukan pekerjaan lanjutan di TBM.

 

 

Hampir dua pekan dilarang untuk berjualan, sepanjang ruas jalan Ir Soekarno kini tampak lebih lengang.

Sebagai opsinya, Ali Kuncoro menyebut telah memfasilitasi pedagang di kompleks Pasar Ketidur, Kelurahan Surodinawan agar bisa tetap berusaha.

’’Kami ingin menempatkan sesuatu pas dengan tempatnya. Maka saya tawarkan pedagang untuk ke (Pasar Rakyat) Ketidur,’’ ulasnya. (ram/fen)

Editor : Hendra Junaedi
#ali kuncoro #rejoto kota mojokerto #pj wali kota #taman bahari majapahit #Kota Mojokerto #prajurit kulon