KOTA - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Mojokerto harus bekerja ekstra untuk menggenjot cakupan identitas kependudukan digital (IKD).
Pasalnya, pemerintah pusat menaikkan target aktivasi IKD menjadi 30 persen dari jumlah penduduk yang telah rekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pada 2024 ini.
Sebab, agenda perekaman langsung itu juga menyasar para calon pemilih pemula pada Pilkada 202.
’’Saat jemput bola ke sekolah-sekolah, kalau ada yang sudah punya KTP fisik kami arahkan juga untuk aktivasi IKD sekalian,’’ pungkas dia. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi